Presiden Didorong Cepat Bentuk Panitia Seleksi Pimpinan KPK

Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai Presiden Joko Widodo perlu segera membentuk panitia seleksi KPK menjelang habisnya masa periode pimpinan KPK pada Desember 2019.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 12 Mei 2019  |  18:47 WIB
Presiden Didorong Cepat Bentuk Panitia Seleksi Pimpinan KPK
Peneliti Transparency International Indonesia Alvin Nikola dan Peneliti ICW Kurnia Ramadhana dalam diskusi Evaluasi Kinerja KPK 2015-2019, Minggu (12/5/2019) - Bisnis/Aziz Rahardyan

Bisnis.com, JAKARTA — Indonesia Corruption Watch (ICW) mendorong Presiden Joko Widodo segera membentuk panitia seleksi KPK jelang habisnya masa periode pimpinan KPK pada Desember 2019.

"Kalau mengacu pada empat tahun lalu, minggu ke-3 bulan Mei itu Presiden Jokowi sudah membentuk pansel," ujar Peneliti ICW Kurnia Ramadhana di kantor ICW, Minggu (12/5/2019).

"Tapi melihat potret hari ini kita jadi pesimis [pansel dibentuk dalam waktu dekat], karena Presiden Jokowi masih berfokus pada konteks elektoral dan isu lain," tambahnya.

Sebab, Kurnia menyebut kerja pansel akan panjang, mulai seleksi administrasi, tes wawancara, meminta masukan pihak-pihak terkait, hingga mengajukan fit & proper test ke DPR RI.

Maka apabila pembentukan ini lambat, ada kemungkinan pengangkatan pimpinan KPK periode 2019 tak akan tepat waktu.

Selain itu, ICW berharap Presiden Jokowi secepatnya membuat pansel pimpinan KPK, dengan tetap memperhatikan keberpihakan para anggota pansel pada pemberantasan korupsi.

"Kita dorong agar yang dipilih Presiden Joko Widodo menjadi pansel adalah orang-orang yang memiliki profesionalitas kemampuan berpikir yang cukup tinggi dan poin pentingnya integritas," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
KPK

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top