Data Situng KPU 70 Persen dan Mulai Solid, Jokowi-Ma'ruf Diambang Kemenangan?

Penghitungan suara melalui Hasil Hitung Suara (Situng) KPU menggunakan basis data C1 yang diunggah ke situs itu telah menjangkau 570.617 tempat pemungutan suara (TPS) dari total 813.350 TPS di seluruh Indonesia.
Stefanus Arief Setiaji | 07 Mei 2019 17:24 WIB
Pekerja memasukkan data ke Sistem Informasi Penghitungan (Situng) DKI Jakarta di Hotel Merlyn Park, Jakarta, Minggu (21/4/2019). Hasil penghitungan suara Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 yang dimuat dalam Situng milik KPU masih terus bergerak dan ditampilkan dalam portal pemilu2019.kpu.go.id ANTARA FOTO - Reno Esnir

Kabar24.com, JAKARTA — Hasil penghitungan suara sementara Pemilihan Umum Presiden oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) melalui rekapitulasi data C1 secara online sudah mencapai 70,15% hingga pukul 16.40 WIB.

Penghitungan suara melalui Hasil Hitung Suara (Situng) KPU menggunakan basis data C1 yang diunggah ke situs itu telah menjangkau 570.617 tempat pemungutan suara (TPS) dari total 813.350 TPS di seluruh Indonesia.

Hasil sementara menunjukkan, pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin mengumpulkan 60,49 juta suara atau 56,28%.

Adapun pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga S. Uno memperoleh 46,98 juta suara atau 43,72%.

Peneliti Populi Center Hartanto Rosojati mengatakan bahwa kemungkinan besar hasil penghitungan suara dari data C1 tidak akan banyak berubah atau relatif sama.

“Kalau data masuk sudah 70%, hasilnya relatif sama. Kalaupun berubah kemungkinan 1%—2%,” ujarnya saat diminta pendapatnya, Selasa (7/5/2019).

Sebagai peneliti yang juga terlibat dalam proses hitung cepat di Pemilu 2019, Hartanto menilai raihan suara setiap capres-cawapres memang sangat dipengaruhi dari basis wilayah penghitungan masing-masing calon.

“Tapi kalau melihat data yang masuk dari beberapa wilayah sampai saat ini, datanya relatif solid,” katanya.

Hasil penghitungan suara suara dengan basis data C1 oleh KPU itu diprediksi tidak jauh beda dengan data hasil hitung cepat (quick count) oleh sejumlah lembaga survei saat dirilis pada 17 April 2019.

Sebagai gambaran, tiga lembaga survei yang bekerja sama dengan Bisnis.com saat pesta demokrasi 17 April lalu yakni Charta Politika, Indikator Politik Indonesia (IPI), dan Poltracking Indonesia, melakukan hitung cepat dengan mengambil sampel di ribuan TPS.

Hasilnya, lembaga survei Charta Politika mencatat perolehan suara Jokowi-Ma’ruf sebesar 54,71%, sedangkan perolehan suara Prabowo-Sandi 45,29%.

Sementara itu, survei Indikator Politik Indonesia menggambarkan raihan suara paslon 01 Jokowi-Ma’ruf sebesar 54,58%, lalu raihan suara paslon 02 Prabowo-Sandi 45,42%.

Hasil hitung cepat Poltracking Indonesia untuk paslon 01 Jokowi-Ma’ruf sebesar 54,98% dan paslon 02 Prabowo-Sandi 45,02%.

KPU menyebut data entri melalui situs penghitungan suara atau Situng KPU merupakan data yang disalin dari Salinan Formuli C1 yang diterima lembaga penyelenggara Pemilu dari setiap kabupaten/kota.

Data di Situng KPU juga merupakan hasil resmi penghitungan perolehan suara. Penetapan perolehan suara masing-masing capres-cawapres dilakukan secara berjenjang sesuai dengan keputusan rapat pleno terbuka.

Lembaga

Jokowi-Ma’ruf

Prabowo-Sandi

Data terekam

Situng KPU

56,28%

43,72%

70,12%

Charta Politika

54,71%

45,29%

100% (quick count)

Poltracking Indonesia

54,98%

45,02%

100% (quick count)

Indikator Politik Indonesia

54,58%

45,42%

99,97% (quick count)

Populi Center

54,03%

45,97%

97,9% (quick count)

Sumber: Diolah

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jokowi, kpu, prabowo subianto, penghitungan suara

Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup