Hasto Kristiyanto: Jokowi Diprediksi Unggul 18,5 Juta Suara atas Prabowo

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan proses rekapitulasi manual secara berjenjang, semakin memastikan kemenangan paslon Jokowi-KH Ma'ruf Amin.
Hasto Kristiyanto: Jokowi Diprediksi Unggul 18,5 Juta Suara atas Prabowo Nancy Junita | 29 April 2019 12:06 WIB
Hasto Kristiyanto: Jokowi Diprediksi Unggul 18,5 Juta Suara atas Prabowo
Jajaran Pengurus PDI Perjuangan dipimpin oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menjelaskan sistem informasi perhitungan hasil C1 suara nasional milik Badan Saksi Pemilu Nasional PDIP untuk Pilpres dan Pileg 2019 - Bisnis/Aziz R

Bisnis.com, JAKARTA - Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan proses rekapitulasi manual secara berjenjang, semakin memastikan kemenangan paslon Jokowi-KH Ma'ruf Amin.

"Sekali lagi terbukti bahwa quick count tidak pernah meleset karena bertumpu pada metode ilmiah, dan sangat akurat, karena seluruh data diambil berdasarkan dokumen otentik C1 Plano. Hasilnya, kemenangan rakyat semakin mengukuhkan kepempinan Jokowi-KH Ma'ruf Amin dengan selisih suara diperkirakan lebih dari 18,5 juta suara,” kata Hasto dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/4/2019).

Dikatakan, hasil pemilu serentak 2019 menunjukkan peningkatan kualitas demokrasi di Indonesia berupa optimisme hadirnya pemerintahan yang semakin solid, efektif, dengan koalisi yang dibangun matang jauh sebelum tahapan pemilu berlangsung.

"Pemerintahan kedua Pak Jokowi tidak hanya makin efektif dan solid. Konfigurasi politik pun semakin matang dimana legitimasi yang diberikan rakyat ke Jokowi-KH Ma'ruf Amin senapas dengan kuatnya dukungan di DPR,” katanya.

“Simulasi berdasarkan quick count yang kami lakukan disetiap dapil DPR, maka Koalisi Indonesia Kerja setidaknya mendapatkan 349 kursi atau 60,7 persen. Suatu dukungan yang akan memerkuat sistem presidensial. Selamat buat Pak Jokowi-KH Ma'ruf Amin," tambah Hasto.

Atas dasar kuatnya legitimasi rakyat dan parlemen, maka terhadap berbagai isu yang dikembangkan pihak-pihak tertentu yang mencoba melakukan gerakan menghasut rakyat pasti akan berhadapan dengan kekuatan rakyat.

Hasto menegaskan, kebenaran semakin kuat. Mereka yang berteriak terjadi kecurangan merupakan hal yang biasa terjadi dalam pilkada, pileg dan pilpres. Semuanya bagian dari dinamika pemilu.

"Kita move on saja. Saatnya bicara Indonesia ke depan, bagaimana struktur kabinetnya, apa skala prioritas kebijakan Pak Jokowi dan lain-lain. Kita juga tidak boleh menyia-nyiakan para pahlawan demokrasi yang telah gugur dalam tugas. Jangan sia-siakan perjuangan mereka. Pak Jokowi-KH Maruf Amin telah menang. Rakyat Indonesia Menang. Saatnya merajut semangat persatuan,” ujar Hasto.

Hasto menambahkan, PDI Perjuangan juga mengucapkan selamat  bagi seluruh parpol KIK, termasuk parpol yang mendukung Prabowo Sandi yang telah mencapai hasil terbaik dalam pemilu jujur dan adil, sehingga banyak yang lolos treshold.

"Kami meyakini  bahwa Gerindra dan PKS pun puas dengan hasil pemilu yang telah memberikan penambahan kursi  bagi kedua partai tersebut. Tanpa pemilu jurdil dan demokratis, mustahil Gerindra dan PKS bisa melenggang dengan  penambahan kursi yang signifikan,” pungkas Hasto.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jokowi, pdip, Pemilu 2019, Pilpres 2019

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top