WNI di Wina Austria Antusias Mengikuti Pemilu

Sejak pagi hari, ratusan WNI tampak memadati Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Wina.
Andhina Wulandari
Andhina Wulandari - Bisnis.com 14 April 2019  |  06:45 WIB
WNI di Wina Austria Antusias Mengikuti Pemilu
WNI di Wina Austria mengantri untuk nyoblos di Pemilu 2019 - Andhina Wulandari

Kabar24.com, JAKARTA - Sejak pagi hari, ratusan WNI tampak memadati Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Wina.

Berbeda dengan Pemilu serentak di Indonesia, Pemilu di luar negeri memang dilangsungkan lebih awal. Sementara untuk penghitungan suaranya sendiri baru akan dilakukan pada 17 April 2019, sehingga sama dengan di Indonesia.

Metode Pemilu di luar negeri pun ada dua macam, yaitu via pos dan langsung di KBRI. Jumlah DPT untuk wilayah Austria dan Slovenia adalah sebanyak 723 orang. Untuk WNI yang berada di luar kota Wina dan berada di Slovenia, pencoblosan dilakukan melalui pos yang surat suaranya sudah dikirim ke DPT sejak tanggal 15 Maret 2019 dan harus dikirim kembali ke panitia sebelum tanggal 17 April 2019.

Sedangkan untuk WNI yang berada di Wina bisa melakukan pemilihan secara langsung dengan datang ke KBRI Wina membawa tanda pengenal dan surat panggilan Pemilu.

Menurut Ketua Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Wina, Victor Siregar, antusiasme WNI untuk mengikuti Pemilu tahun ini lebih besar dibandingkan pada Pemilu 2014 lalu.

“Jika tahun 2014, tingkat partisipasi sebanyak 60%, tahun ini kami targetkan partisipasi WNI yang mengikuti Pemilu bisa melebihi tahun 2014,” ungkap Victor, Sabtu (13/04/2019).

Hingga pukul 14.00 tadi siang, jumlah WNI yang berpartisipasi dan datang langsung ke KBRI Wina sudah mencapai 63% dari jumlah yang terdaftar. Tempat Pemungutan Suara Luar Negeri (TPSLN) di KBRI Wina sendiri telah dibuka sejak pukul 08.00 pagi dan akan ditutup pukul 18.00. 

Usai mencoblos, para pemilih juga bisa menikmati santapan berubah bakso kuah hanya dengan menunjukkan jari berwarna ungu.

“Saya senang situasi Pemilu kali ini di Wina. Terasa penuh keakraban. Meski mungkin saja pilihan kami berbeda-beda, kami tetap saling menghormati,” ujar Novita, salah satu WNI yang tinggal di Austria dan ikut mencoblos di KBRI.

Setelah TPSLN ditutup, surat suara yang dimasukkan ke dalam kotak terkunci akan disimpan di dalam ruangan khusus agar keamanan dan kerahasiaannya tetap terjaga. Kotak suara akan dibuka dan isinya akan dihitung pada 17 April mendatang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pemilu 2014

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top