Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

15 Oknum Brimob Perusak Rumah Warga Diberi Sanksi Tegas

Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara memastikan akan memberikan sanksi kepada 15 anggota Brimob yang melakukan perusakan rumah salah satu warga di Kendari Sulawesi Tenggara.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 08 April 2019  |  12:39 WIB
 Bisnis.com,  JAKARTA - Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara memastikan akan memberikan sanksi kepada 15 anggota Brimob yang melakukan perusakan rumah salah satu warga di Kendari Sulawesi Tenggara.
 
Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah AKBP Harry Goldenhard mengungkapkan 15 anggota Brimob tersebut kini sudah diproses oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulawesi Tenggara untuk diberikan hukuman atas aksinya merusak rumah warga demi membalaskan dendam Bripda Roxy. Bripda Roxy sendiri telah menjadi korban penganiayaan dan penusukan oleh belasan preman di Kendari Sulawesi Tenggara setelah cekcok mulut.
 
"Tim Gabungan dari Propam dan Kriminal Umum Polda sedang melakukan penyelidikan terhadap anggota itu," tuturnya melalui pesan singkat kepada wartawan, Senin (8/4/2019).
 
Harry juga mengaku pihaknya sudah mengunjungi rumah yang dirusak itu untuk meminta maaf dan akan mengganti semua kerugian materil yang diterima pemilik rumah atas aksi yang dilakukan anggotanya.
 
"Kami sudah mengunjungi pemilik rumah itu untuk menyampaikan permohonan maaf dan mengganti biaya kerusakan," katanya.
 
Sebelumnya, Polda Sulawesi Tenggara membenarkan ada anggotanya yang mengalami penganiayaan bernama Bripda Roxy karena cekcok mulut dengan belasan preman pada Minggu 7 April 2019 di Kendari Sulawesi Tenggara 
 
 Harry mengatakan pihaknya masih memburu belasan preman yang menganiaya dan menusuk bagian punggung Bripda Roxy pada saat terjadi pekelahian antara korban dengan belasan preman Kendari Sulawesi Tenggara.
 
 
 
 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kendari Penyerangan Polisi
Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top