OTT ROMAHURMUZIY : Uangnya Tak Banyak, tapi Bukan yang Pertama

Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan bahwa terdapat sejumlah uang yang diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan atau OTT Romahurmuziy alias Rommy.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 16 Maret 2019  |  08:53 WIB
OTT ROMAHURMUZIY : Uangnya Tak Banyak, tapi Bukan yang Pertama
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy (mengenakan masker dan bertopi) digiring petugas saat tiba di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta, Jumat (15/3/2019). - ANTARA/Reno Esnir

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan bahwa terdapat sejumlah uang yang diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan atau OTT Romahurmuziy alias Rommy.

SIMAK : KPK Sudah Tetapkan Status Hukum Romahurmuziy

Menurut Agus, jumlah uang yang disita dalam penangkapan terhadap Ketua Umum Partai Pesatuan Pembangunan (PPP) itu tidak banyak.

"Uangnya tidak banyak, tapi saya belum terima laporan lengkap, yang perlu dicatat ini bukan pemberian yang pertama, karena sebelumnya juga yang bersangkutan pernah memberikan," kata Agus Rahardjo di gedung KPK Jakarta, Jumat (15/3/2019).

Dalam OTT di Sidoarjo, Jawa Timur itu, KPK mengamankan 6 orang. Lokasi OTT tepatnya di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Jalan Raya Juanda, Kabupaten Sidoarjo, sekitar pukul 09.00 WIB pada Jumat (15/3/2019).

SIMAK: Rommy Ditangkap, KPK Segel Ruang Menteri Agama

Selain Rommy yang posisinya sebagai penyelenggara negara yaitu Ketua Fraksi PPP sekaligus anggota Komisi XI DPR, terdapat 2-3 orang pejabat Kementerian Agama, satu staf penyelenggara negara dan satu orang dari swasta.

Agus belum mengonfirmasi status hukum Rommy.

 "Saya belum bisa mengonfirmasi itu ya, karena masih menunggu pemeriksaan," kata Agus sembari menambahkan bahwa penerimaan suap itu terkait dengan promosi jabatan.

 "Terkait dengan suap untuk menjabat tertentu kemudian yang bersangkutan menerima suap".

Sedangkan mengenai modus penerimaan suap itu, Agus belum menjelaskannnya.

"Tunggu saja karena terus terang pemeriksaannya belum selesai. Anda tunggu saja kemudian nanti malam atau besok akan konpers mengenai ini," ungkap Agus yang mengaku KPK menerima laporan masyarakat yang kemudian diverifikasi.

Sekitar pukul 20.00 WIB, Romahurmuziy tiba di gedung KPK setelah diterbangkan dari Surabaya. Rommy akan menjalani pemeriksaan lanjutan dalam dugaan kasus suap.  Sebelumnya Rommy menjalani pemeriksaan awal di Kepolisian Daerah Jawa Timur.

Mengenakan jaket hitam dengan topi hitam dan masker, Rommy tiba di gedung KPK. Rommy menunduk ketika tiba di KPK dan enggan memperlihatkan wajahnya, apalagi berbicara kepada awak media.

Dia bahkan sempat terlihat linglung ketika diarahkan hendak masuk ke pintu KPK.

Berselang empat menit kemudian, bebereapa orang lainnya yang tertangkap tangan bersama Rommy menyusul tiba di KPK.  Mereka juga menggunakan masker dengan dua mobil lainnya.

Romy merupakan politikus yang cukup terkenal. Selain pernyataan-pernyatannya yang kerap dikutip media massa, dia hobi main musik dan memiliki suara merdu. Dalam beberapa kesempatan, Rommy sering tertangkap kamera sedang bernyanyi.

Salah satunya dapat dilihat dari unggahan di Instagramnya pada 2 Maret 2019. Rommy yang mengenakan jas berwarna abu-abu itu tampak sedang menggenggam mikrofon. Dia  bernyanyi dengan diiringi penyanyi latar.

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, sejumlah uang yang disita merupakan bagian transaksi terkait jual beli jabatan di Kementerian Agama, baik di pusat maupun di daerah.

"KPK mengamankan beberapa orang setelah diduga terjadi transaksi yang kesekian kalinya," kata Febri menjelaskan mengenai OTT Romahurmuziy.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
KPK, romahurmuziy, OTT KPK

Sumber : Tempo.co, Antara

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top