Pernyataan Rudiantara #YangGajiKamuSiapa Dinilai Bukan Pelanggaran Kampanye

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menilai laporan Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) yang mengadukan Rudiantara telah melakukan pelanggaran kampanye terkait pernyataan yang gaji kamu siapa tidak dapat ditindaklanjuti.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 22 Februari 2019  |  21:46 WIB
Pernyataan Rudiantara #YangGajiKamuSiapa Dinilai Bukan Pelanggaran Kampanye
Menkominfo Rudiantara - Bisnis.com/Muhammad Ridwan

Bisnis.com, JAKARTA – Dugaan pelanggaran yang dilakukan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara karena menanyakan siapa yang gaji seorang Aparatur Sipil Negara telah diputus Badan Pengawas Pemilu. Hasilnya tidak dapat ditindaklanjuti.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan mengatakan bahwa laporan dengan nomor 12/LP/PP/RI/00.00/II/2019 tidak ditemukan sebuah pelanggaran.

“Berdasarkan hasil penelitian dan pemeriksaan terhadap laporan yang masuk dan hasil kajian pengawas pemilu, diberitahukan status laporan tidak dapat ditindaklanjuti dengan alasan tidak memenuhi unsur tindak pidana pemilu,” katanya berdasarkan surat putusan yang diterbitkan, Jumat (22/2/2019).

Sebelumnya Advokat Cinta Tanah Air atau ACTA melaporkan Rudiantara terkait video viral #YangGajiKamuSiapa ke Bawaslu pada Jumat (1/2/2019). Anggota ACTA Yeyet Nurhayati yakin bahwa Menkominfo terindikasi melakukan pelanggaran pemilu.

#YangGajiKamuSiapa mencuat ketika acara sosialisasi informasi Pemilu yang digelar Kominfo Kamis (31/1/2019), di Hall Basket Senayan. Di acara itu, Rudiantara mengatakan pemilihan desain sosialisasi Pemilu 2019 tidak terkait Pemilu Presiden 2019.

Rudiantara pun menyuruh audience memilih 1 atau 2. Kemudian Rudiantara pun mengatakan yang nyoblos nomor 2 maju kedepan. Lalu seorang pegawai yang memilih desain nomor 2 maju dan Rudiantara menanyakan alasan ibu tersebut.

Ibu tersebut mengatakan, “Bismillahhirrahmanirrahim, mungkin terkait keyakinan saja Pak. Keyakinan atas visi misi yang disampaikan nomor dua, yakin saja.”

Rudiantara kemudian menegaskan bahwa pertanyaannya menyangkut desain stiker dan bukan pilpres 2019. Setelah itu, dia memanggil orang lain yang memilih desain 1. Orang itu kemudian menjawab desain stiker 1 lebih cerah.

“Saya terima alasan yang nomor 1, tapi saya tidak bisa terima alasan nomor 2. Mohon maaf, ibu tidak bicara mengenai desain, terima kasih bu, terima kasih,” ucapnya. Rudiantara mempersilakan dua pegawai itu turun dari panggung.

Namun saat keduanya sedang berjalan, dia memanggil kembali pegawai yang memilih desain stiker nomor 2. “Bu, Bu, yang bayar gaji Ibu siapa sekarang? Pemerintah atau siapa?,” tanya Rudiantara. Pegawai itu pun menjawab. Rudiantara kemudian menimpali. “Bukan yang keyakinan Ibu? Ya sudah, makasih.”

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bawaslu, rudiantara, Pilpres 2019

Editor : Rahayuningsih

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top