Polda Jatim Bakal Periksa 45 Artis Terkait Pelacuran Daring

Kepolisian Daerah Jawa Timur menyatakan akan memeriksa 45 artis yang diduga terlibat pelacuran daring secara marathon.
Newswire | 22 Januari 2019 01:35 WIB
Petugas menggiring tersangka muncikari berinisial W (tengah) usai menjalani pemeriksaan di Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur saat rilis perkembangan kasus prostitusi daring di Surabaya, Jawa Timur, Senin (21/1/2019). Berdasarkan hasil pemeriksaan dan penyidikan, Kapolda Jawa Timur menyatakan empat muncikari berinisial ES, TN, F, W dan artis VA sebagai tersangka serta akan memanggil sejumlah artis dan model lainnya untuk membongkar jaringan prostitusi daring. - Antara/Moch Asim

Bisnis.com, SURABAYA – Kepolisian Daerah Jawa Timur menyatakan akan memeriksa 45 artis yang diduga terlibat pelacuran daring secara marathon.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan kepada wartawan di Surabaya, Senin (22/1/2019), mengatakan telah mengingatkan penyidik untuk setiap pekannya memeriksa minimal lima orang, agar penanganan kasus tersebut dapat segera diselesaikan.

"Kami perintahkan segera (pemeriksaan para artis, red), sehingga bisa beralih ke kasus lain. Ada 45 dan sudah mulai mengerucut per minggu akan dipanggil secara bergantian," ucap Luki.

Luki menjelaskan, pekan lalu pihaknya sudah melayangkan panggilan pemeriksaan sebagai saksi kepada enam orang artis. Mereka adalah FA, FG, AC, RS, BS, TP.

Kapolda mengungkapkan, masih ada banyak nama lagi yang belum dipanggil, seperti BJ, M, AM, UY, PP, TA, SN, WA, RP, N, EFD, AF, G, N, O, V, NZ, AKS, dan WH.

"Kami akan berantas sampai akar, terutama fokusnya di jaringan pelacurannya. Semua akan dipanggil secara urut dan berturut-turut," ujar Luki.

Sementara itu Direskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Ahmad Yusep Gunawan membenarkan, pekan lalu sudah ada enam artis yang dipanggil untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi.

Namun, dari keenam yang dipanggil, hanya dua yang memenuhi panggilan, yaitu FG dan AC. Sementara sisanya belum bisa hadir dengan alasan berbeda-beda.

"Baru dua yang hadir yaitu FG dan AC. Masih banyak lagi dan akan kita panggil semua seperti apa kata Kapolda tadi," kata Yusep.

Bisnis pelacuran artis terbongkar setelah penggerebekan VA di sebuah hotel di Surabaya, Sabtu, 5 Januari 2019. Saat itu VA tengah melayani seorang pelanggan melalui perantara ES dan TN.

Dari hasil pengembangan, sedikitnya ada 45 artis dan 100 model yang diduga terlibat pelacuran daring. Mereka antara lain bintang sinetron, aktris FTV, model dan mantan finalis Puteri Indonesia.

Hingga saat ini polisi telah menetapkan lima orang tersangka dalam praktik haram tersebut yakni germo ES, TN, F, W, dan seorang artis FTV berinisial VA.

Sumber : Antara

Tag : prostitusi
Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top