Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jokowi Dikritik Baca Teks dalam Debat Capres 2019

Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai performa pasangan calon presiden nomor 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada debat perdana Kamis (17/1/2019) memuaskan sekaligus mengkritik Jokowi yang baca teks.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 18 Januari 2019  |  13:44 WIB
Jokowi Dikritik Baca Teks dalam Debat Capres 2019
Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan Ma'ruf Amin mengikuti debat pertama Pilpres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019). - ANTARA/Sigid Kurniawan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA--Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai performa pasangan calon presiden nomor 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada debat perdana Kamis (17/1/2019) memuaskan sekaligus mengkritik Jokowi yang baca teks.

"Menurut saya untuk Pak Prabowo-Sandi sudah sangat bagus," katanya, Jumat (18/1/2019).

Menurutnya, Prabowo lebih unggul dibandingkan calon presiden nomor 01 Joko Widodo dalam debat capres karena terlihat lebih rileks dan jelas dalam menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh moderator debat maupun pasangan lawan.

Tak lupa, Fadli mengkritik sikap Jokowi yang sering kali justru melihat teks atau catatan di mejanya sebelum menjawab pertanyaan.

Hal itu, lanjutnya, bisa terjadi lantaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah memberikan bocoran pertanyaan kepada tim sukses pasangan calon.

"Ini kelemahannya [Jokowi]. Debat kalau pake teks kan lucu, enggak nyambung. Tadi jelas sendiri Pak Prabowo lebih banyak tanpa teks, enggak baca lah," imbuhnya.

Terkait serangan Jokowi soal hoax Ratna Sarumpaet, Fadli mengatakan itu merupakan pernyataan yang tidak sesuai.

Pasalnya, dia menegaskan bahwa Prabowo dan seluruh anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) justru korban kebohongan Ratna Sarumpaet.

Justru dia mengkritisi sikap Jokowi yang justru menutup mata karena saat ini terjadi diskriminasi, persekusi, dan kriminalisasi.

"Ya kan saya kira jelas dalam hal ini [hoax Ratna] Pak Prabowo enggak ada urusannya. Apa urusannya? Kita yang dibohongi kok," ungkap Wakil Ketua Umum Partai Gerindra tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Debat Capres Fadli Zon
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top