Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kader Pindah Parpol: Nasdem Paling Banyak Dituju

Partai Nasional Demokrat (Nasdem) mengukuhkan diri sebagai tempat penampungan paling nyaman bagi bekas anggota Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR dari sejumlah partai politik.
Samdysara Saragih
Samdysara Saragih - Bisnis.com 15 Januari 2019  |  16:09 WIB
Para artis bakal caleg dari Partai Nasdem - Instagram @official_nasdem
Para artis bakal caleg dari Partai Nasdem - Instagram @official_nasdem

Kabar24.com, JAKARTA — Partai Nasional Demokrat (Nasdem) mengukuhkan diri sebagai tempat penampungan paling nyaman bagi bekas anggota Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR dari sejumlah partai politik.

Centre for Strategic and International Studies (CSIS) mencatat sebanyak 31 anggota DPR yang terpilih pada Pemilihan Legislatif (Pileg)2014 menyeberang ke partai lain. Dari jumlah tersebut, sebanyak 20 orang memutuskan berlabuh ke Partai Nasdem dan mencalonkan diri kembali sebagai anggota DPR pada Pileg 2019.

“Apa yang menyebabkan Nasdem punya daya tarik? Kemungkinannya adalah head hunter-nya bagus untuk mencari orang-orang potensial,” kata Peneliti Departemen Politik CSIS Arya Fernandes dalam temu media bertajuk Political and Security Outlook 2019 di Jakarta, Selasa (15/1/2019).

Arya meyakini Nasdem memberikan penawaran politik yang menarik bagi bekas kader parpol lain. Tawaran itu a.l. penempatan daerah pemilihan (dapil), penaikan nomor urut, maupun publikasi dan sosialisasi yang menjanjikan.

Selain itu, Nasdem mendapat berkah dari konflik internal di sejumlah parpol khususnya Partai Hanura. Dari 20 calon anggota legislatif (caleg) migrasi, tambah Arya, enam orang berasal dari Hanura.

Migrasi caleg bekas anggota DPR tersebut otomatis menambah kekuatan Nasdem karena mereka memiliki bekal suara pada Pileg 2014. Lagi pula, mereka ditempatkan di dapil yang lima tahun silam tidak menyumbangkan kursi buat parpol bentukan pengusaha Surya Paloh tersebut.

“Dari 20 caleg ada 16 orang berada di dapil yang sama dengan Pileg 2014. Dari 20 dapil, yang Nasdem tidak ada kursinya sebanyak 11 dapil,” kata Arya.

Bila Nasdem menjadi tempat menampung terbanyak, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Hanura paling banyak kehilangan bekas anggota DPR. Masing-masing tujuh kader kedua parpol itu memilih loncat pagar.

Arya mengatakan Hanura paling berdampak dengan tren migrasi itu mengingat anggotanya di DPR hanya 16 orang. Sementara itu, PKB tercatat mempunyai 47 kursi di Senayan sehingga tujuh kadernya yang pindah tidak terlalu mempengaruhi elektabilitas.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nasdem surya paloh parpol
Editor : Stefanus Arief Setiaji

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top