Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Ciracas: Polisi Berhasil Tangkap Semua Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI

Kepolisian menangkap D, buron terakhir yang diduga terkait pengeroyokan anggota TNI di dekat toko Arundina, Ciracas, Jakarta Timur.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 14 Desember 2018  |  00:29 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol R. P. Argo Yuwono - Bisnis.com/Juli Etha
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol R. P. Argo Yuwono - Bisnis.com/Juli Etha

Bisnis.com, JAKARTA — Kepolisian menangkap D, buron terakhir yang diduga terkait pengeroyokan anggota TNI di dekat toko Arundina, Ciracas, Jakarta Timur.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono menyatakan telah mengamankan D di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Rabu (13/12/2018) malam.

"Ya benar, sudah ditangkap," ungkap Argo ketika dikonfirmasi, Kamis (13/12/2018).

Argo menjelaskan saat ini pihak Kepolisian telah menangkap kelima pelaku dalam kasus pengeroyokan terhadap anggota TNI AL Kapten Komarudin. Mereka adalah AP (32), HP alias E (28), IH (31), SR (23), dan terakhir D (35).

"Penangkapan dilakukan tim gabungan Polda Metro Jaya yang dipimpin Kasubdit Resmob Kompol Handik Zusen, Kasubdit Jatanras AKBP Jerry Siagian, Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP Ida Ketut, dan Kanit II Resmob AKP Resa Marasabessy, di Cawang, Jakarta Timur pada malam ini," jelasnya.

"Tersangka langsung dibawa ke Polda Metro Jaya untuk diperiksa," tambah Argo.

Atas perbuatannya, para pelaku pengeroyokan akan dijerat Pasal 170 KUHP tentang kekerasan terhadap orang dan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman maksimal penjara lima tahun.

Sebelumnya, Argo menjelaskan pengeroyokan ini berawal dari cekcok ketika Kapten Komarudin berjongkok untuk memperbaiki motornya.

Tanpa diduga, kepala Komarudin terkena motor yang sedang dipindahkan oleh salah satu tukang parkir. Cekcok ini berujung pengeroyokan oleh para pelaku terhadap Komarudin.

Seorang anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dari TNI AD Rivonanda Maulana yang kebetulan melintas ingin melerai, tetapi justru ikut menjadi korban pengeroyokan.

Di sisi lain, Selasa (11/12/2018) malam sampai Rabu (12/12/2018) dini hari, sejumlah massa mengamuk, merusak Polsek Ciracas. Mereka diduga tidak puas atas perkembangan penangkapan pelaku pengeroyokan di Cibubur.

Argo tidak menjelaskan lebih lanjut pihak mana yang melakukan perusakan tersebut. 

"Masih penyelidikan. Kita tunggu saja," ujar Argo.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tni ciracas polsek
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top