Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Polda Metro Jaya Disarankan Tidak Berlebihan Amankan Reuni Akbar 212

Indonesia Police Watch mengimbau Polda Metro Jaya agar tidak berlebihan dalam mengamankan Aksi Reuni Akbar 212 karena peserta aksi diprediksi tidak sebanyak aksi pada tahun lalu.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 30 November 2018  |  14:51 WIB
Ilustrasi: Ribuan orang berjalan kaki menuju Monas untuk mengikuti aksi 212 atau 2 Desember, di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (2/12/2016). - Antara
Ilustrasi: Ribuan orang berjalan kaki menuju Monas untuk mengikuti aksi 212 atau 2 Desember, di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (2/12/2016). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA--Indonesia Police Watch mengimbau Polda Metro Jaya agar tidak berlebihan dalam mengamankan Aksi Reuni 212 karena peserta aksi diprediksi tidak sebanyak aksi pada tahun lalu.

"Khusus menghadapi massa Reuni 212, jajaran Polda Metro Jaya santai saja dan jangan heboh, karena jumlah massanya tidak sebanyak yang dihebohkan medsos," kata Ketua Presidium IPW Neta S Pane.

Neta mengungkapkan bahwa kantong massa kelompok Alumni 212 yang antusias mengikuti Aksi Reuni 212 masih tergolong rendah.

Kendati demikian, Neta mendesak Polda Metro Jaya tetap mengambil sikap tegas jika ada massa aksi yang melakukan tindakan anarkis selama aksi tersebut digelar di silang Monas Jakarta Pusat.

"Artinya, jika ada kelompok-kelompok massa yang bertindak radikal dan anarkis, jajaran Polda Metro Jaya jangan takut untuk menindak dan memproses para pelakunya secara hukum," tutur Neta, Jumat (30/11/2018).

Neta juga berharap agar semua pihak dapat menjaga ketertiban Ibu Kota menjelang perayaan akhir tahun 2018. Menurutnya, Polda Metro Jaya juga harus menjadi garda terdepan untuk menjaga semua stabilitas keamanan dan ketertiban di DKI Jakarta.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

AKSI 212 Reuni Akbar 212
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top