Kongres AS Tekan Trump Soal Pembunuhan Khashoggi

Anggota Partai Demokrat di Kongres AS menyerukan agar AS mengurangi dukungan terhadap Arab Saudi sekaligus mengkritik sikap Presiden AS Donald Trump.
John Andhi Oktaveri | 22 November 2018 09:55 WIB
Sejumlah aktivis HAM memegang foto jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi dalam unjuk rasa di luar Kedutaan Besar Arab Saudi di Istanbul, Turki, Selasa (9/10). - Reuters/Osman Orsal

Bisnis.com, JAKARTA -- Anggota Partai Demokrat di Kongres AS menyerukan agar AS mengurangi dukungan terhadap Arab Saudi sekaligus mengkritik sikap Presiden AS Donald Trump.

Trump dinilai gagal bersikap tegas terhadap Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammad bin Salman (MbS), yang diyakini CIA memerintahkan pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi. Sebelumnya, Trump juga sempat menyatakan bahwa pihaknya akan tetap mendukung Arab Saudi dan MbS.
 
Anggota Kongres Adam Schiff mengatakan bahwa sulit dipercaya jika MbS tidak tahu atau tidak terlibat dalam pembunuhan Khashoggi. Pada Januari 2019, Schiff akan memimpin Komite Intelijen DPR AS.  

Dilansir dari Reuters, Kamis (22/11/2018), Schiff menyerukan penghentian segera dukungan AS untuk operasi militer Arab Saudi di Yaman dan menahan penjualan senjata AS ke Arab Saudi.
 
Senator Mark Warner, Wakil Komite Komite Intelijen Senat, juga mengkritik Trump atas tanggapannya terhadap pembunuhan Khashoggi.
 
"Kegagalan Presiden untuk menekan Arab Saudi agar bertanggung jawab dengan cara apa pun terhadap kematian Jamal Khashoggi hanyalah satu contoh mundur kepemimpinan AS yang dilakukan Gedung Putih pada isu-isu seperti hak asasi manusia dan melindungi kebebasan pers," paparnya.
 
Dua Senat Demokrat lainnya juga mengkritik cara Trump menangani kasus pembunuhan Khashoggi. Padahal, CIA telah menyatakan bahwa pembunuhan itu diperintahkan oleh sang putra mahkota.

Senator Dianne Feinstein menyatakan dia akan menolak dukungan untuk Arab Saudi dan mendesak dijatuhkannya sanksi atas kerajaan di Timur Tengah itu. Feinstein menegaskan tak akan mendukung penjualan senjata ke Arab Saudi di masa depan.

Tag : Jamal Khashoggi
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top