Presiden Jokowi: 260 Juta Penduduk Indonesia Harus Jadi Kekuatan Besar

residen Joko Widodo aatau Jokowi menegaskan 260 juta penduduk Indonesia harus menjadi kekuatan besar sebuah negara.
Yodie Hardiyan | 21 November 2018 10:00 WIB
Presiden Joko Widodo memimpin rapat membahas pembangunan sumber daya manusia untuk akselerasi pertumbuhan ekonomi di Istana Kepresidenan Bogor, Bogor, Jawa Barat, Rabu (21/11).JIBI - BISNIS/Yodie Herdiyan

Bisnis.com, BOGOR -  Presiden Joko Widodo aatau Jokowi menegaskan 260 juta penduduk Indonesia harus menjadi kekuatan besar sebuah negara.

Pernyataan itu disampaikan Presiden dalam pembukaan rapat terbatas membahas pembangunan sumber daya manusia untuk akselerasi pertumbuhan ekonomi di Istana Kepresidenan Bogor, Bogor, Jawa Barat, Rabu (21/11/2018).

"Kita harus bisa menjadikan 260 juta penduduk sebagai kekuatan besar negara kita, bukan hanya untuk mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi tapi juga untuk mengejar kesejahteraan, untuk mengejar kemajuan bersama," kata Presiden di depan para peserta rapat yang merupakan para Menteri Kabinet Kerja, Staf Khusus Presiden dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Presiden mengatakan 2 kunci untuk mencapai hal tersebut adalah perbaikan sistem pendidikan melalui revitalisasi pendidikan vokasi serta peningkatan keterampilan pencari kerja dan pekerja.

Perbaikan sistem pendidikan itu, menurut Presiden, dilakukan melalui revitalisasi pendidikan vokasi yang disesuaikan dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi. Sementara itu, peningkatan keterampilan pencari kerja dan pekerja, menurut Presiden, melalui pelatihan vokasi dan program sertifikasi.

Presiden mengingatkan bahwa pemerintah akan memasuki tahapan besar berikutnya yaitu investasi sumber daya manusia (SDM) setelah sebelumnya melewati tahapan berupa percepatan pembangunan infrastruktur yang telah berjalan dan mulai banyak yang sudah selesai serta menampakkan hasil.

Tag : jokowi, kependudukan
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top