Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Fenomena Aneh, Air Terjun Sedudo Berubah Warna Jadi Hitam

Air terjun Sedudo di Nganjuk Jawa Timur tiba-tiba berwarna hitam pekat. Fenomena ini diduga akibat debit air yang membawa material abu bekas kebakaran hutan saat kemarau sebelumnya.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 14 November 2018  |  09:56 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Air terjun Sedudo di Nganjuk Jawa Timur tiba-tiba berwarna hitam pekat. Fenomena ini diduga akibat debit air yang membawa material abu bekas kebakaran hutan saat kemarau sebelumnya.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan kejadian tersebut hanya terjadi sesaat. Pemandangan air hitam ini sempat direkam oleh seorang petugas polisi.

"Berubahnya warna hitam air terjun Sedudo di Nganjuk Jawa Timur bukan aliran pasir. Tetapi material abu bekas kebakaran hutan saat kemarau sebelumnya," kicaunya di akun twitter @Sutopo_PN, Rabu (14/11/2018).

Dalam kicauannya, Sutopo turut menyebarkan sebuah video yang diduga direkam oleh seorang anggota kepolisian. Video itu memperlihatkan kondisi air terjun tidak seperti biasanya. Jika saat normal air terlihat berwarna putih, namun dalam rekaman itu terlihat debit air berwarna hitam.

Menurutnya, bekas kebakaran di daerah hulu ditambah dengan hujan yang melanda wilayah itu menyebabkan debit air membawa bekas kebakaran hutan tersebut. Namun tidak dijelaskan kapan fenomena aneh itu terjadi.

"Hujan dibagian hulu menghanyutkan material kebakaran hutan sehingga debit air terjun berwarna hitam. Kejadian hanya sesaat," kicaunya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

air terjun
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top