Berkinerja Buruk, Pekerja di China Dihukum Minum Air Seni atau Makan Kecoak

Sebuah perusahaan renovasi rumah di China dikabarkan mengharuskan para pekerjanya minum air seni atau makan kecoak jika gagal menuntaskan pekerjaan mereka.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 08 November 2018  |  16:57 WIB
Berkinerja Buruk, Pekerja di China Dihukum Minum Air Seni atau Makan Kecoak
Kecoak - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Sebuah perusahaan renovasi rumah di China dikabarkan mengharuskan para pekerjanya untuk minum air seni atau makan kecoak jika gagal menuntaskan pekerjaan mereka.

Selain dua hukuman itu, pekerja juga dihadapkan pada pilihan untuk dicambuk dengan ikat pinggang, digunduli atau meminum air dari jamban dan tidak menerima upah sebulan. Demikian menurut gambar dan video dalam media sosial China yang dikutip media pemerintah.

Tak berhenti sampai di situ, hukuman-hukuman di atas ternyata dijatuhkan di hadapan staf lain. Hal itu dikabarkan media pemerintah mengutip perkataan para pekerja yang telah berhenti dari perusahaan yang terletak di barat daya provinsi Guizhou itu.

Adapun staf yang lupa mengenakan sepatu kulit untuk bekerja atau datang tanpa mengenakan pakaian yang diwajibkan harus membayar denda sebesar 50 yuan (US$7,20).

Pelanggaran yang dilakukan setiap pekerja kemudian dicatatkan dalam slip putih kecil, seperti dilansir Reuters.

Hukuman-hukuman tak mengenakkan itu dimulai tahun ini, namun kebanyakan staf malah memilih bertahan di perusahaan itu, tulis media pemerintah.

Berdasar unggahan di media sosial oleh biro keamanan publik setempat, tiga manajer di perusahaan itu kemudian diganjar hukuman penjara selama lima hingga 10 hari atas tuduhan mempermalukan orang lain.

Oleh para aktivis, kondisi buruh di China memang seringkali digambarkan keras dan tak kenal ampun. Para pekerja harus bekerja dengan jam yang lebih panjang dan tinggal di tempat sempit dengan upah sedikit.

Menurut laporan media, banyak dari pekerja yang dihukum di perusahaan itu menunjukkan sedikit tanda ketidakbahagiaan dan memilih untuk menerima nasib mereka.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
china, kecoak

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top