Lion Air JT610 Jatuh: Wartawan Dilarang Dekati Rumah Jaksa Andri

Lion Air JT610 Jatuh: Wartawan Dilarang Dekati Rumah Jaksa Andri
Newswire | 30 Oktober 2018 14:31 WIB
Petugas Basarnas melakukan persiapan sebelum mencari korban pesawat Lion Air bernomor penerbangan JT-610 rute Jakarta-Pangkalpinang yang jatuh di laut utara Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018). - ANTARA/M Ibnu Chazar

Bisnis.com, JAKARTA - Beberapa orang berpakaian dinas pegawai negeri sipil (PNS) terlihat berdatangan ke rumah Andri Wiranofa, Jaksa Bangka Belitung, pasca jatuhnya pesawat Lion Air JT 610, Senin (29/10/2018).

Saat kejadian, Andri bersama istrinya, Nia Soegiyono, berada di dalam pesawat yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, pada Senin, 29 Oktober 2018. Namun, wartawan yang hendak meliput dilarang masuk komples perumahan.

"Awak media dan yang tak berkepentingan dilarang masuk kompleks dan ke rumah Pak Andri," ujar salah seorang penjaga keamanan yang tak mau disebutkan namanya kepada Tempo, Selasa (30/10/2018). "Ini pesan dari Kejagung, agar tak boleh ada media yang boleh masuk."

PNS yang datang pun tak mau memberikan penjelasan kepada media ihwal kedatangannya ke rumah Andri. Mereka terlihat berjalan cepat untuk masuk ke dalam lingkungan kompleks yang telah dijaga seorang satpam dan dua orang petugas Satuan Polisi Pamong Praja. 

 Pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta - Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung,  jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, sesaat setelah mengudara dari Bandara Soekarno - Hatta pada pukul 06.20 WIB.

Pesawat Lion Air membawa 188 orang, terdiri dari 181 penumpang dan 7 orang awak pesawat Lion Air JT 610. Hingga saat ini, dari hasil pencarian Badan SAR Nasional, sebanyak 24 kantong jenazah telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk keperluan identifikasi.

Sumber : Tempo

Tag : lion air jatuh
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top