Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penerimaan Mahasiswa Baru 2019: Kemenristekdikti Sodorkan Model Baru, Tes Dulu Baru Mendaftar ke PTN

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMPTN) pada 2019, para peserta tidak perlu buru-buru mendaftar ke perguruan tinggi negeri (PTN).
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 23 Oktober 2018  |  14:01 WIB
Ilustrasi - Antara/Yus
Ilustrasi - Antara/Yus

Bisnis.com, JAKARTA — Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMPTN) pada 2019, para peserta tidak perlu buru-buru mendaftar ke perguruan tinggi negeri (PTN).

Peserta harus mengikuti tes dulu dan mendapatkan nilai. Berdasarkan nilai yang didapat itulah peserta bisa mendaftarkan diri ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang diminatinya.

“Kalau tahun sebelumnya peserta daftar dulu baru tes, maka ketentuan di tahun 2019 adalah tes dulu kemudian dapat nilai. Nah nilai tersebut dipakai untuk mendaftar ke perguruan tinggi negeri,” kata Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) M. Nasir, dikutip dari keterangan resminya, Selasa (23/10/2018).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pola seleksi masuk PTN pada 2019 akan dilaksanakan melalui tiga jalur yaitu, jalur penelusuran minat dan bakat atau Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dengan kuota minilai 20% dari daya tampung tiap program studi di PTN.

Selanjutnya Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dengan kuota 40%, dan Ujian Mandiri, dengan kuota maksimal 30% dari kuota daya tampung tiap prodi di PTN.

Nasir menjelaskan, pada pelaksanaan SBMPTN 2019 hanya ada satu metode tes yaitu Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dengan dua materi tes, yakni Tes Potensi Skolastik dan Tes Kompetensi Akademik.

“Mulai tahun mendatang metode Ujian Tulis Berbasis Cetak [UTBC] ditiadakan dan UTBK berbasis Android sementara belum diterapkan [masih dikembangkan],” ujarnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mahasiswa smptn Penerimaan Mahasiswa Baru
Editor : Stefanus Arief Setiaji
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top