Mnuchin Tegaskan Hubungan AS-Saudi Setelah Khashoggi Dinyatakan Terbunuh

Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Steven Mnuchin menekankan pentingnya hubungan AS dengan Arab Saudi di tengah kasus kematian jurnalis asal Arab Saudi Jamal Khashoggi.
Renat Sofie Andriani | 22 Oktober 2018 08:18 WIB
Ivanka Trump dan Menteri Keuangan AS Steve Mnuchin - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Steven Mnuchin menekankan pentingnya hubungan AS dengan Arab Saudi di tengah kasus kematian jurnalis asal Arab Saudi Jamal Khashoggi.

“Kami memiliki hubungan yang sudah berlangsung lama dengan Saudi,” ucap Mnuchin kepada awak media di Yerusalem, pemberhentian pertamanya dalam lawatan ke 6 negara Timur Tengah, seperti dikutip Bloomberg.

“Kami akan melanjutkan hubungan itu sementara mengetahui secara bersamaan fakta-fakta tentang kasus Khashoggi, yang jelas merupakan hal buruk.”

Mnuchin, yang telah membatalkan keikutsertaannya dalam konferensi investasi yang akan digelar di Saudi pekan ini , mengatakan informasi terkini tentang kejelasan apa yang terjadi pada Khashoggi adalah langkah pertama yang baik, meskipun tidak cukup.

Seperti diketahui, Khashoggi dilaporkan menghilang setelah mengunjungi kantor konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki pada 2 Oktober. Spekulasi pun merebak mengenai keterlibatan pihak kerajaan atas 'hilangnya' jurnalis yang dikenal kerap menyampaikan kritik terhadap pemerintahan Saudi ini.

Lebih dari dua pekan setelah ia menghilang, pihak kerajaan Saudi akhir pekan kemarin menyatakan bahwa kontributor Washington Post tersebut telah terbunuh di dalam konsulat. Kematiannya disebut terjadi secara tidak disengaja.

Diungkapkan bahwa penyelidikan awal menunjukkan Khashoggi terbunuh setelah 'diskusi' yang berlangsung di dalam konsulat berubah menjadi baku hantam.

Pernyataan itu bertentangan dengan laporan pejabat Turki bahwa sebuah kelompok asal Saudi khusus terbang ke Turki untuk membunuhnya. Menurut laporan New York Times, beberapa anggota kelompok itu memiliki hubungan dekat dengan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman.

Pembunuhan itu telah memicu reaksi keras dalam Kongres AS atas peran Arab Saudi. Kongres AS juga merespons sikap penerimaan Presiden Donald Trump terhadap laporan resmi kematian itu saat para pemimpin dunia lain mempertanyakannya.

Mnuchin sendiri mengatakan terlalu dini untuk berkomentar tentang sanksi terkait dengan pembunuhan itu sampai benar-benar diketahui dengan pasti apa yang telah terjadi.

Trump memang telah memperkuat hubungan dengan Arab Saudi, yang ia lihat berperan penting dalam memajukan kebijakan Timur Tengahnya.

Ketika sejumlah anggota Kongres menekannya untuk meminta pertanggungjawaban pihak kerajaan terkait kasus ini, Trump justru mengatakan insiden itu seharusnya tidak memengaruhi penjualan senjata AS ke Arab Saudi ataupun kemitraan untuk menghadapi Iran dan mengembangkan rencana perdamaian baru Timur Tengah.

Kepada wartawan di Nevada pada Sabtu (20/10), Trump menyatakan prihatin atas hilangnya jasad Khashoggi tetapi menegaskan kembali bahwa pembunuhan jurnalis tersebut seharusnya tidak mempengaruhi hubungan dengan kerajaan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jamal Khashoggi

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top