Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menlu Arab Akui Jamal Khashoggi Dibunuh di Konsulat, tapi Jasadnya Belum Diketahui

Para pejabat Arab Saudi tidak mengetahui secara rinci bagaimana wartawan pembangkang Jamal Khashoggi dibunuh di konsulat mereka di Istanbul atau di mana jasadnya saat ini, kata Menteri Luar Negeri Adel al-Jubeir pada Minggu (21/10/2018).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 Oktober 2018  |  06:18 WIB
Menlu Arab Akui Jamal Khashoggi Dibunuh di Konsulat, tapi Jasadnya Belum Diketahui
Bendera Arab Saudi - Flag Shop
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Para pejabat Arab Saudi tidak mengetahui secara rinci bagaimana wartawan pembangkang Jamal Khashoggi dibunuh di konsulat mereka di Istanbul atau di mana jasadnya saat ini, kata Menteri Luar Negeri Adel al-Jubeir pada Minggu (21/10/2018).

Dia mengatakan kepada Fox News dalam wawancara bahwa Khashoggi didekati oleh "tim keamanan Saudi" ketika ia masuk ke konsulat itu dan laporan mengenai apa yang terjadi setelah itu berbeda dari apa yang para pejabat Turki sampaikan, dan mendorong Saudi untuk menyelidiki.

"Ia dibunuh di konsulat itu. Kami tidak tahu rincian-rinciannya bagaimana. Kami tidak tahu di mana jasadnya," kata Jubeir.

 "Kami bertekad untuk mengungkap setiap aspek ... Kami bertekad menghukum mereka yang bertanggung jawab atas pembunuhan ini."

 Jubeir menyebut pembunuhan Khashoggi merupakan kesalahan yang mengerikan. Ini tragedi yang mengerikan. Kami sampaikan belasungkawa kepada mereka. Kami merasakan duka mereka," ujar Jubeir dalam wawancara tersebut.

"Sayangnya kesalahan besar terjadi dan saya jamin bahwa mereka yang bertanggung jawab akan menanggung akibatnya."

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat arab saudi Jamal Khashoggi

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top