Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Polisi Perpanjang Pencegahan Eks Wali Kota Depok Nur Mahmudi ke Luar Negeri

Polda Metro Jaya memperpanjang pencegahan bepergian ke luar negeri bagi Nur Mahmudi Ismail (NMI), mantan Wali Kota Depok, yang berstatus tersangka korupsi pengerjaan proyek jalan Pemkot Depok Tahun Anggaran 2015.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 22 Oktober 2018  |  12:34 WIB
Nur Mahmudi Ismail - Antara
Nur Mahmudi Ismail - Antara

Bisnis.com, JAKARTA — Polda Metro Jaya memperpanjang pencegahan bepergian ke luar negeri bagi Nur Mahmudi Ismail (NMI), mantan Wali Kota Depok, yang berstatus tersangka korupsi pengerjaan proyek jalan Pemkot Depok Tahun Anggaran 2015.

Sebelumnya, politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini telah dikenai pencegahan ke luar negeri dari pihak kepolisian hingga 22 September 2018.

Kombes Pol Argo Yuwono, Kabid Humas polda Metro Jaya memastikan bahwa pencegahan untuk tersangka berinisial NMI ini akan tetap berlangsung selama proses penyidikan.

"Setelah kemarin kita lakukan pencegahan, kemarin tanggal 18 Oktober surat pencegahan ke luar negeri sudah dikirimkan ke Dirjen Imigrasi. [Pencegahan diperpanjang] selama 6 bulan ke depan," ungkap Argo Yuwono.

Sebelumnya, Polres Depok telah menetapkan Nur Mahmudi dan mantan Sekretaris Kota Depok Harry Prihanto sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi proyek pengadaan lahan untuk pelebaran jalan Nangka Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos, Depok, Jawa Barat pada 2013-2015.

Penyidik menduga kerugian negara akibat korupsi ini mencapai Rp 10,7 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pencekalan wali kota depok
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top