Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ratna Sarumpaet Mengaku Berbohong dan Sebarkan Hoax

Ratna Sarumpaet menyampaikan permintaan maaf kepada Prabowo Subianto, Amien Rais, dan seluruh partai politik koalisi pendukung pasangan capres-cawapres Prabowo-Sandiaga Uno atas kebohongan yang diciptakannya sendiri.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 03 Oktober 2018  |  16:13 WIB
Ratna Sarumpaet - Antara
Ratna Sarumpaet - Antara

Bisnis.com, JAKARTA-- Drama soal penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya berakhir dengan pengakuan yang bersangkutan.

Ratna Sarumpaet menyampaikan permintaan maaf kepada Prabowo Subianto, Amien Rais, dan seluruh partai politik koalisi pendukung pasangan capres-cawapres Prabowo-Sandiaga Uno atas kebohongan yang diciptakannya sendiri.

Aktivis HAM itu mengakui dirinya telah berbohong dan menyebarkan berita palsu atau hoax mengenai penganiayaan terhadap dirinya beberapa hari lalu di Bandara Husein Sastranegara Bandung. Menurut Ratna, dirinya bukan dipukuli sehingga wajahnya babak belur, melainkan tengah melakukan sedot lemak.

"Jadi pada tanggal 21 September saya mendatangi rumah sakit khusus bedah menemui dokter bedah plastik untuk sedot lemak di pipi saya. Saya minta maaf kepada Pak Prabowo, Pak Amien Rais dan teman-teman koalisi 02," tuturnya, Rabu (3/10/2018).

Menurut Ratna, muka babak belur setelah disedot lemak adalah hal yang biasa terjadi. Namun, dia mengakui dirinya membutuhkan alasan yang berbeda karena wajahnya babak belur, karena itu dia menggunakan alasan dipukul orang.

"Kata dokter wajah lebam habis sedot lemak itu biasa. Saya pulang ke rumah butuh alasan kenapa muka lebam begini, saya jawabnya habis dipukul orang," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri penyerangan hoax Ratna Sarumpaet
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top