Rizieq Shihab Dicekal Arab Saudi, Sekjen PKB: Engga Ada Keterlibatan Pemerintah

Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa Abdul Kadir Karding membantah adanya keterlibatan pemerintah dalam kasus pencekalan Habib Rizieq Shihab di Arab Saudi.
Muhammad Ridwan | 27 September 2018 20:11 WIB
Habib Rizieq Shihab (tengah)-Dokumentasi - Antara/Umarul Faruq

Bisnis.com, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa Abdul Kadir Karding membantah adanya keterlibatan pemerintah dalam kasus pencekalan Habib Rizieq Shihab di Arab Saudi.

Menurutnya urusan pencekalan tersebut adalah ranah kedaulatan dalam negeri Arab Saudi, maka Pemerintah Indonesia tidak memiliki wewenang untuk kasus itu.

“Dalam etika internasional mencampuri urusan negara lain itu adalah satu perbuatan yang sangat tidak baik, dan kita sebagai bangsa Indonesia tidak ingin ikut campur urusan pemerintah Arab,” ujarnya di Rumah Cemara 19, Jakarta, Kamis (27/9/2018).

Lebih lanjut, dia mengendus adanya oknum yang mengajak mempolitisasi kasus tersebut, sehingga dikaitkan dengan keterlibatan pemerintah dalam kasus tersebut.

“Memang saya lihat ada yang sengaja dikaitkan agar punya dampak terhadap Pilpres nah ini terlalu jauh. Jadi saya kira Pemerintah Indonesia tidak ikut, aparat keamanan tidak ikut soal itu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, tak bisa keluar dari Arab Saudi.

Rizieq Shihab, yang berada di negeri itu sejak ditetapkan tersangka dalam kasus pornografi di Tanah Air pertengahan 2017—penyidikannya telah dihentikan—sudah tiga kali gagal bepergian.

Tag : pencekalan
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top