Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ada Ancaman Bom, 4 Pesawat Mendarat Darurat di Chile dan Peru

Empat pesawat terpaksa mendarat darurat di Chile dan Peru, Kamis (16/8/2018), karena ada ancaman bom.
Annisa Margrit
Annisa Margrit - Bisnis.com 17 Agustus 2018  |  09:29 WIB
Polisi berpatroli di Bandara Jorge Chavez di Callao, Peru, Kamis (16/8). - Reuters/Mariana Bazo
Polisi berpatroli di Bandara Jorge Chavez di Callao, Peru, Kamis (16/8). - Reuters/Mariana Bazo

Bisnis.com, JAKARTA -- Empat pesawat terpaksa mendarat darurat di Chile dan Peru, Kamis (16/8/2018), karena ada ancaman bom.
 
Ancaman bom tersebut disampaikan ke Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil (Directorate General of Civil Aviation/DGAC) Chile. 
 
Dua pesawat dioperasikan oleh LATAM Airlines dan dua lainnya oleh Sky, maskapai penerbangan murah dari Chile. Reuters melansir Jumat (17/8), Sky telah menahan pesawat ketiga untuk terbang karena ancaman bom tersebut. 
 
Sebanyak 4 dari 5 penerbangan itu menuju atau terbang dari Santiago, ibu kota Chile.
 
Berdasarkan hasil inspeksi, 3 dari 5 pesawat tersebut bersih dari bom dan setidaknya 1 pesawat telah diizinkan terbang kembali.
 
"Sesuai dengan protokol, personel keamanan bandara dan polisi operasi khusus memeriksa lokasi, penumpang dan bagasi mereka, untuk mengecek keberadaan bom," demikian disampaikan DGAC.
 
Kementerian Transportasi Peru menyatakan tidak ada yang terluka dalam peristiwa tersebut dan tim penjinak bom pun sudah diberangkatkan. 
 
"Sekarang situasinya sudah dalam kontrol," papar Pemerintah Peru.
 
Sementara itu, LATAM mengungkapkan DGAC memberitahu mereka adanya ancaman bom ke beberapa pesawat, di antaranya yang dioperasikan oleh perusahaan. Perusahaan menerangkan penumpang yang terdampak akan dialihkan ke pesawat lain. 
 
"Sampai saat ini, otoritas berwajib belum menemukan bukti yang bisa membahayakan penumpang," tutur LATAM.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pesawat Ancaman Bom

Sumber : Reuters

Editor : Annisa Margrit

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top