Mahfud MD: Atasi Korupsi dengan Penegakan Hukum? Tapi Tidak Ada yang Berani Teriak

Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD mengungkapkan di Indonesia, untuk mengatasi korupsi, diperlukan penegakan hukum yang tegas. Tapi tidak ada yang berani berteriak karena yang berteriak ikut korupsi juga.
Martin Sihombing | 31 Juli 2018 15:02 WIB
Pakar hukum Tata Negara Mahfud MD - ANTARA/M Agung Rajasa

Bisnis.com, JAKARTA -  Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD mengungkapkan di Indonesia, persoalan utama adalah korupsi dan untuk mengatasi korupsi diperlukan penegakan hukum yang tegas. "Tapi siapa yang berani berteriak? Tidak ada karena yang berteriak ikut korupsi juga."

Mahfud bercerita kalau di Indonesia korupsi pertambangan bisa dihapus dan sektor tambang bisa dikelola profesional,  banyak untungnya. "Setiap kepala [per orang] bisa dapat uang Rp20 juta gratis," tutur Mahfud.

"Hitungannya begitu," ujar Mahfud dalam acara Orasi Kebangsaan Vox Point Indonesia bersama Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD., SH, SU di Jakarta, Selasa (31/7/2018).

Mahfud mengatakan korupsi adalah persoalan utama bangsa yang harus segera dilawan dan diselesaikan secara sungguh-sungguh.  "Penegakan hukum harus dijalankan dengan benar," ujarnya.

"Persoalannya siapa [yang] berani tegakkan hukum sekarang? Tidak ada yang berani, karena yang teriak korupsi juga," kata Mahfud.

Karena itu, dalam orasi kebangsaan itu Mahfud mengakui ideologi negara bukan hal yang utama. "Ideologi negara Indonesia telah disepakati dan diputuskan secara gamblang oleh para pendiri bangsa secara demokratis. Perdebatan itu  tidak diperlukan lagi."

"Persoalan utama bangsa  ini adalah persoalan korupsi dan penegakan hukum," tutur mantan Ketua Mahkamah Kosntitusi itu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
korupsi

Sumber : Antara
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top