Setelah Teror Bom Surabaya, Polri Tangkap 242 Teroris. 21 Tewas Ditembak

Polri telah menangkap 242 pelaku tindak pidana terorisme, 21 orang di antaranya ditembak mati karena melawan saat ditangkap petugas.
Sholahuddin Al Ayyubi | 30 Juli 2018 17:38 WIB
Kapolri Jenderal Tito Karnavian (tengah) saat berpidato pada acara Istigosah Ulama, Umaro dan Masyarakat Banten di Mesjid Albantani, di Serang, Banten, Jumat (25/11). - Antara

 

Bisnis.com, JAKARTA--Polri telah menangkap 242 pelaku tindak pidana terorisme, 21 orang di antaranya ditembak mati karena melawan saat ditangkap petugas.

Menurut Kapolri Jenderal Pol. Muhammad Tito Karnavian hal tersebut dilakukan Kepolisian pasca serangan teror di Surabaya beberapa waktu lalu. Dia meyakini ancaman terorisme masih ada menjelang Asian Games, karena itu Polri terus memburu pelaku tindak pidana terorisme di Indonesia.

"Jadi setelah insiden serangan bom di Surabaya itu, kami sudah menangkap 242 orang, 21 di antaranya terpaksa ditembak karena melawan ketika akan ditangkap bersama barang buktinya," tutur Tito, Senin (30/7/2018).

Selain mengantisipasi tindak pidana terorisme, Tito menegaskan Polri akan memfokuskan diri pada kejahatan jalanan (street crime). Menurut Tito, pihaknya sudah menginstruksikan para Kapolda dan Kapolres untuk menangkap tersangka penjambretan, pencopetan hingga begal menjelang Asian Games di Indonesia.

"Kerawanan lain yang ada di Asian Games adalah kejahatan konvensional dan saya sudah instruksikan 4 Kapolda di Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, Polda Banten dan Polda Sumatra Selatan untuk terus menangkap pelaku kejahatan konvensional," kata Kapolri.

Tag : terorisme
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top