Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pengadilan Moskow Tahan 4 Tersangka Teroris, Sidang Pengadilan Digelar Tertutup

Pengadilan Basmanny Moskow menahan tersangka keempat aksi terorisme di Balai Kota Crocus bernama Muhammadsobir Fayzov hingga 22 Mei 2024
Pengadilan Moskow Tahan 4 Tersangka Teroris, Sidang Pengadilan Digelar Tertutup. Asap membumbung di atas lokasi konser Crocus City Hall yang terbakar menyusul insiden penembakan yang dilaporkan terjadi, di luar Moskow, Rusia, 22 Maret 2024. REUTERS/Maxim Shemetov
Pengadilan Moskow Tahan 4 Tersangka Teroris, Sidang Pengadilan Digelar Tertutup. Asap membumbung di atas lokasi konser Crocus City Hall yang terbakar menyusul insiden penembakan yang dilaporkan terjadi, di luar Moskow, Rusia, 22 Maret 2024. REUTERS/Maxim Shemetov

Bisnis.com, JAKARTA - Pengadilan Basmanny Moskow menahan tersangka keempat aksi terorisme di Balai Kota Crocus bernama Muhammadsobir Fayzov hingga 22 Mei 2024. Menurut penyelidikan, Fayzov ditangkap usai kedapatan merekam serangan di gedung konser.

Dengan demikian, pengadilan menahan empat tersangka teroris yakni Dalerdzhon Mirzoyev, Saidakrami Rachabalizodu, Shamsidin Fariduni, dan Muhammadsobir Fayzov.

Fayzov menghadiri sidang dengan tandu dan mengalami kesulitan berbicara. Melihat keadaan tersebut, pembela meminta tindakan pembatasan yang tidak terkait dengan penahanan.

Dilansir dari TASS, Senin (25/3/2024), sidang pengadilan keempat terduga teroris berlangsung tertutup. 

Adapun, aksi terorisme terjadi di tempat musik Balai Kota Crocus di wilayah Moskow pada 22 Maret 2024. Menurut Komite Investigasi, serangan ini menewaskan 137 orang dan berpotensi terus bertambah.

Kementerian Kesehatan Wilayah Moskow melaporkan 182 orang terluka. Sebanyak 11 orang yang terlibat dalam serangan tersebut telah ditangkap, termasuk 4 tersangka penyerang, yang berusaha melarikan diri menuju perbatasan Ukraina.

Dalam pidatonya di televisi, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa Ukraina menyiapkan 'jalan' bagi para penyerang untuk melintasi perbatasan.

Putin pun bersumpah untuk mengidentifikasi dan menghukum semua orang di balik serangan itu dan menyatakan tanggal 24 Maret sebagai hari berkabung nasional.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper