Dua Anggota Polri Diduga Dikeroyok Oknum Anggota TNI. Balas Dendam Kasus Rumah Biliar?

Setelah dua anggota TNI tewas dalam bentrokan dengan oknum anggota Brimob di sebuah rumah biliar di kawasan Bogor, kini giliran dua anggota Polri diduga dikeroyok anggota TNI di kawasan Cijantung.
Sholahuddin Al Ayyubi | 11 Juni 2018 14:59 WIB
Ilustrasi: Sejumlah anggota Polri dan prajurit TNI mengikuti apel gabungan pergeseran pasukan di Lapangan Bhayangkara, Jakarta, Selasa (18/4/2017). - ANTARA/Rivan Awal Lingga

Bisnis.com, JAKARTA - Setelah dua anggota TNI tewas dalam bentrokan dengan oknum anggota Brimob di sebuah rumah biliar di kawasan Bogor, kini giliran dua anggota Polri diduga dikeroyok anggota TNI di kawasan Cijantung.

Mabes Polri mengakui ada dua anggotanya yaitu Brigadir Dua Feri Saputra dan Brigadir Dua Bimo Yudho yang menjadi korban pengeroyokan diduga dilakukan oknum anggota TNI di Cijantung, Jakarta.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto mengungkapkan dua anggota Polri tersebut baru saja selesai tugas patroli Operasi Cipta Kondisi di wilayah Jakarta Selatan dan beristirahat di sebuah warung untuk membeli minuman.

Namun, menurut Setyo, dua anggota Polri dari Direktorat Sabhara Polda Metro Jaya tersebut mendadak dikeroyok orang tidak dikenal.

"Iya, memang betul ada kejadian [pengeroyokan] itu. Itu oknumlah ya, pasti oknum," tuturnya, Senin (11/6/2018).

Dia memastikan para pelaku akan diberikan hukuman yang sesuai dari institusinya karena telah melakukan pengeroyokan terhadap dua anggota Polri yang telah selesai bertugas.

Kendati demikian, dia mengimbau kepada seluruh anggota TNI-Polri agar tetap rukun dan berjalan berdampingan untuk menjaga Indonesia dari berbagai ancaman keamanan.

"Saya kira semua sudah menyadari bahwa Polri dan TNI harus kerja sama dengan baik. Tetapi kalau memang ada oknum ya tanggungjawab mereka sendiri," katanya.

Menurut Setyo, Kepolisian memastikan akan menelusuri perkara pengeroyokan tersebut.

Saat ini, dua anggota Polri korban pengeroyokan itu sudah dibawa ke RS. Polri Kramat Jati untuk menjalani pengobatan usai dikeroyok sejumlah orang tidak dikenal yang diduga merupakan oknum anggota TNI di Cijantung.

"Nanti akan kami cek. Kita akan terapkan hukuman sesuai aturan yang berlaku," ujar Setyo.

Meski demikian, Setyo tidak menyebutkan kemungkinan adanya unsur balas dendam terkait kasus tewasnya dua anggota TNI di kawasan Bogor. Berita lengkapnya silakan simak di tautan berikut:

Oknum Brimob dan TNI Bentrok di Rumah Biliar. Dua Anggota TNI Tewas

Bentrok Oknum Brimob dan TNI di Rumah Biliar: Tiga Oknum Brimob Tersangka Penusukan

Tag : pengeroyokan, bentrok tni-polri
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top