Terjaring OTT, KPK Bawa Bupati Buton Selatan ke Jakarta

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa tujuh orang yang diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sulteng) ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
Newswire | 24 Mei 2018 07:27 WIB
Pekerja membersihkan logo Komisi Pemberantasan Korupsi di gedung KPK, Jakarta, Senin (5/2)./ANTARA FOTO - Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa tujuh orang yang diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sulteng) ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Tujuh orang yang ditangkap itu termasuk Bupati Buton Selatan Agus Feisal Hidayat serta staf, konsultan survei, dan pihak swasta.

"Direncanakan sekitar tujuh orang diagendakan penerbangan pagi, termasuk bupati dan pihak terkait. Jika tidak ada hambatan, siang ini sampai Jakarta untuk mengikuti proses lebih lanjut di Gedung Merah Putih KPK," papar Juru Bicara KPK Febri Diansyah seperti dilansir Antara, Kamis (24/5/2018).

Dalam OTT tersebut, KPK turut mengamankan uang sekitar Rp400 juta yang diduga terkait proyek di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Selatan.

"Sekarang kami dalami dulu asal usul uang Rp400 juta itu, pemberiannya secara spesifik diduga terkait dengan apa yang sejauh ini kami duga berhubungan dengan proyek-proyek infrastruktur," lanjutnya.

Agus Feisal merupakan anak dari mantan Bupati Buton Safei Kahar. Saat ini, Safei maju sebagai calon Wakil Gubernur Sulteng mendampingi Rusda Mahmud dengan nomor urut tiga yang diusung oleh Partai Demokrat, PPP, dan PKB.

Namun, KPK belum bisa memastikan apakah OTT tersebut juga terkait dengan Pilkada.

"Yang pasti ada konsultan politik juga, konsultan lembaga survei tepatnya yang kami amankan. Apakah itu kaitannya dengan tim sukses salah satu calon yang ada Pilkada di sana itu atau seperti apa, tentu hasilnya belum bisa disampaikan sekarang," ungkap Febri.

Pada Rabu (23/5), KPK juga telah melakukan pemeriksaan awal terhadap para pihak yang ditangkap di Mapolres Baubau.

KPK mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status para pihak yang diamankan. Rencananya, lembaga ini akan mengadakan konferensi pers pada sore atau malam hari ini.

Sumber : Antara

Tag : kpk
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top