Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Hari Pendidikan Nasional: Kekerasan Coreng Dunia Pendidikan

Dalam momentum Hari Pendidikan Nasional 2018, yang jatuh pada hari ini, Rabu (2/5/2018), Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengingatkan masih ada berbagai kasus kekerasan yang masih terjadi di sekolah, yang mencoreng dunia pendidikan, mulai dari kasus kekerasan fisik, kekerasan psikis sampai kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan sekolah.
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 02 Mei 2018  |  06:34 WIB
Siswa Sekolah Dasar (SD) pulang sekolah menggunakan ban untuk menyeberangi Sungai di Desa Bonto Matinggi, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Kamis (12/4). Pelajar serta warga setempat terpaksa menerjang arus sungai untuk menyeberang, akibat pembangunan jembatan yang rencanaanya sejak 2015 tetapi hingga kini belum rampung. ANTARA FOTO - Abriawan Abhe
Siswa Sekolah Dasar (SD) pulang sekolah menggunakan ban untuk menyeberangi Sungai di Desa Bonto Matinggi, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Kamis (12/4). Pelajar serta warga setempat terpaksa menerjang arus sungai untuk menyeberang, akibat pembangunan jembatan yang rencanaanya sejak 2015 tetapi hingga kini belum rampung. ANTARA FOTO - Abriawan Abhe
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Dalam momentum Hari Pendidikan Nasional 2018, yang jatuh pada hari ini, Rabu (2/5/2018), Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengingatkan masih ada berbagai kasus kekerasan yang masih terjadi di sekolah, yang mencoreng dunia pendidikan, mulai dari kasus kekerasan fisik, kekerasan psikis sampai kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan sekolah.

Komisioner Bidang Pendidikan KPAI Retno Listyarti mengatakan kasus itu antara lain mulai dari pemukulan sampai penghukuman tak wajar, seperti menjilat WC sebagaimana dialami oleh siswa SD di Sumatra Utara dan penamparan sadis guru SMK terhadap sejumlah siswa di Purwokerto.

Kasus penganiayaan orangtua siswa terhadap salah seorang kepala SMP negeri di Pontianak dan kasus meninggalnya guru Budi di Sampang, Madura akibat pukulan muridnya sendiri sangat viral dan mengejutkan banyak pihak.

"Masyarakat kan kemudian mempertanyakan ada apa dengan pendidikan kita sehingga anak didik bisa berbuat demikian," katanya melalui siaran pers, Rabu (2/5/2018).

1 dari 5 halaman

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hardiknas
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top