Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BMKG Prediksi Banjarnegara Masuk Bulan Kemarau di Bulan Juni

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprakirakan bahwa Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, akan memasuki awal musim kemarau pada bulan Juni 2018.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Maret 2018  |  18:09 WIB
Musim kemarau - Antara
Musim kemarau - Antara

Kabar24.com, JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprakirakan bahwa Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, akan memasuki awal musim kemarau pada bulan Juni 2018.

"Awal musim kemarau tahun 2018 untuk Kabupaten Banjarnegara diperkirakan mulai bulan juni dasarian dua," kata Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara, Setyoajie Prayoedhie, di Banjarnegara, Rabu.

Hal tersebut, kata dia, berdasarkan analisa perkembangan dan dinamika atmosfer.

"Diprakirakan kemarau mulai bulan Juni dasarian dua untuk wilayah Kecamatan Batur, sebagian Wanayasa, Kalibening, Pejawaran, Sigaluh, Banjarnegara, Pegedongan, Bawang, Purwonegoro, Mandiraja, Purworejo, dan Susukan," katanya.

Sementara awal musim kemarau di Kecamatan Karangkobar, Pagentan, Pandanarum, Punggelan, Banjarmangu, Wanadadi dan Rakit diperkirakan mulai bulan Juni dasarian tiga.

"Untuk sifat hujan musim kemarau umumnya bersifat normal dan di atas normal," katanya.

Khususnya, kata dia, di wilayah Barat Daya - Timur Laut Kabupaten Banjarnegara.

"Panjang musim kemarau sendiri pada umumnya bervariasi, yakni berkisar antara 10 hingga 12 dasarian," katanya.

Terkait iklim di Kabupaten Banjarnegara yang sudah memasuki masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau, kata dia, BMKG mengingatkan masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan.

"Kami kembali menyampaikan kepada masyarakat untuk mewaspadai hujan pada siang hingga malam hari dengan durasi 30 menit hingga satu jam," katanya.

Terlebih bila hujan tersebut berintensitas lebat hingga sangat lebat yang disertai petir dan angin kencang.

"Pasalnya kondisi demikian berpotensi menimbulkan longsor atau pohon tumbang," katanya.

BMKG juga mengimbau masyarakat agar terus mengikuti arahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta informasi resmi dr BMKG sehingga tidak terpancing isu yang tidak bertanggungjawab atau berita "hoax".

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemarau

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top