Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Probosutedjo Meninggal : Sandiaga Uno Sebut Indonesia Kehilangan Pengusaha Mandiri‎

Sandi menilai Indonesia telah kehilangan sosok pengusaha yang berkomitmen atas kemandirian bangsa setelah meninggalnya Probosutedjo.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 26 Maret 2018  |  13:51 WIB
Probosutedjo (tengah) saat meresmikan patung sosok Soeharto di Dusun Kemusuk, Desa Argomulyo Kecamatan Sedayu, Bantul, Jumat (01/03/2013). - JIBI/Desi Suryanto
Probosutedjo (tengah) saat meresmikan patung sosok Soeharto di Dusun Kemusuk, Desa Argomulyo Kecamatan Sedayu, Bantul, Jumat (01/03/2013). - JIBI/Desi Suryanto

Kabar24.com, JAKARTA -‎ Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno melakukan takziah ke rumah duka almarhum Probosutedjo, Senin (26/3/2018).

Sandi menilai Indonesia telah kehilangan sosok pengusaha yang berkomitmen atas kemandirian bangsa ‎setelah meninggalnya Probosutedjo.

Menurut Sandi, Probosutedjo adalah mantan Ketua Umum Perhimpunan‎ Pengusaha Pribumi yang paling berpengaruh dan seringkali mendorong agar seluruh pengusaha menanamkan jiwa nasionalis dan berdiri di atas kaki sendiri (Berdikari).

"Salah satu usaha yang beliau tinggalkan adalah ketahanan pangan dan agrikultur. Kita telah kehilangan sosok pengusaha pribumi yang berkomitmen terhadap kemandirian bangsa," tutur Sandi.

Foto dan informasi rencana pemakaman Probosutedjo/Bisnis.com-Sholahuddin Al Ayubi

Wagub DKI ini berpandangan kini tidak banyak pengusaha yang memfokuskan diri pada sektor pertanian. Menurutnya, Probosutedjo merupakan sosok yang selalu mendukung ketahanan pangan Indonesia.

"Kami merasakan banyak pengusaha Indonesia yang belum fokus pada bidang pangan. Karya beliau semasa hidupnya sudah jelas menyokong ketahanan pangan di Indonesia," ujar Sandi.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

soeharto Probosutedjo
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top