Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Merpati Nusantara Airlines Tercekik Utang Lebih Dari Rp10 Triliun

PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) memiliki kewajiban tertunggak kepada seluruh krediturnya senilai Rp10 triliun.
Deliana Pradhita Sari
Deliana Pradhita Sari - Bisnis.com 22 Maret 2018  |  18:59 WIB
Ilustrasi utang - Istimewa
Ilustrasi utang - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) memiliki kewajiban tertunggak kepada seluruh krediturnya senilai Rp10 triliun.

Jumlah utang ini harus direstrukturisasi di Pengadilan Niaga Surabaya di bawah pantauan hakim pengawas dan tim pengurus. 

Perusahaan aviasi milik negara ini resmi berstatus penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) sejak 6 Februari lalu. Perkara niaga tersebut terdaftar dengan register No.4/Pdt.Sus-PKPU/PN.Sby. 

Sebulan pasca putusan, tim pengurus menerima bukti tagihan dari para kreditur yang mendaftar. Alhasil, pengurus mendapatkan nilai tagihan tetap sebesar Rp10,03 triliun.

"Tagihan tetap PT Merpati Nusantara Airlines telah dicocokkan dengan catatan debitur sehingga diperoleh Rp10,03 trliiun, ujar salah satu pengurus Beverly Charles Panjaitan kepada Bisnis, Kamis (22/2/2018).

Charles menyebutkan bahwa utang fantastis PT Merpati Nusantara Airlines (debitur) tersebar pada kreditur separatis, konkuren, dan preferen.

Kreditur separatis atau dengan jaminan kebendaan mengantongi piutang Rp3,33 triliun. Pemegang tagihan terbesar yang tergabung dalam separatis adalah Kementerian Keuangan dengan nilai Rp2,1 trilun.

Sementara itu, pengurus menerima tagihan dari kreditur konkuren (tanpa jaminan sebesar Rp5,62 triliun. Adapun tagihan dari kreditur konkuren mayoritas dipegang oleh PT Pertamina (Persero) senilai Rp2,6 triliun.

Terakhir, tagihan dari kreditur preferen atau prioritas tercatat Rp1,08 trliun. Kategori inj menampung tagihan eks karyawan dan kantor pajak.

PT Merpati Nusantara Airlines berhasil masuk PKPU atas permohonan salah satu vendornya PT Parewa Aero Katering.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

merpati pkpu merpati nusantara airlines
Editor : Nurbaiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top