Mayoritas Negara Masih Dihantui Skandal Korupsi

New Zealand dan Denmark memiliki skor tertinggi masing-masing 89 dan 88. Sebaliknya, Suriah, Sudan Selatan,dan Somalia diganjar dengan skor terendah masing-masing 14, 12, dan 9.
Amanda Kusumawardhani | 22 Februari 2018 15:50 WIB
Pegiat dari Koalisi Save KPK mengenakan kostum super hero saat menggelar aksi dukungan kepada KPK, di Jakarta, Minggu (16/4). - Antara/Akbar Nugroho Gumay

Kabar24.com, JAKARTA -- Transparency International merilis Corruption Perception Index (CPI) 2017 dengan temuan beban korupsi yang tinggi mencapai lebih dari 2/3 negara yang disurvei.

Di samping tingginya upaya negara-negara dalam memberantas korupsi, survei ini menunjukkan masih lambatnya pergerakan upaya pemberantasan korupsi tersebut.

Pada indeks tahun lalu, Transparency International menganalisis lebih dari tigaperempat dari negara-negara yang disurvei membukukan skor di bawah 50 dengan rata-rata skor 34.

Berdasarkan rilisnya pada Kamis (22/2/2018), indeks ini menyurvei 180 negara dengan responden yang berasal dari pebisnis dan pengamat mulai dari skor 0-100. Skor 0 menandakan persepsi korupsi yang tinggi sedangkan angka 100 merupakan negara yang sangat bersih.

Berdasarkan CPI 2017, New Zealand dan Denmark memiliki skor tertinggi masing-masing 89 dan 88. Sebaliknya, Suriah, Sudan Selatan,dan Somalia diganjar dengan skor terendah masing-masing 14, 12, dan 9.

Khusus untuk kawasan,Eropa dinobatkan menjadi kawasan dengan performa tinggi di kisaran rata-rata skor 66 sedangkan regional paling rendah adalah Sub Sahara Afrika (32),serta Eropa Timur dan Asia Tengah mencapai 34.

Tag : korupsi
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top