Dua Kadernya Kena OTT, Slogan Kampanye Tetap “Golkar Bersih”

Meski dua calon kepala daerah yang diusungnya terkena operasi tangkap tangan KPK, Partai Golkar akan tetap mengusung slogan Golkar Bersih.
John Andhi Oktaveri | 14 Februari 2018 18:55 WIB
Bupati Subang Imas Aryumningsih. - subang.go.id

Kabar24.com, JAKARTA—Meski dua calon kepala daerah yang diusungnya terkena operasi tangkap tangan KPK, Partai Golkar akan tetap mengusung slogan “Golkar Bersih”.

Politisi Golkar Dave Laksono mengaku prihatin dengan tertangkapnya Bupati Subang Imas Aryumningsih dan Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

“Saya menyesalkan kejadian ini, namun Golkar tetap dengan komitmen awal mengusung slogan Golkar Bersih di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto,” ujarnya, Rabu (14/2/2018). Menurutnya, Golkar akan memberikan sanksi tegas kepada kader yang terjerat kasus korupsi.

Meski mengaku pusing dengan tertangkapnya Imas dan Nyono, Dave menyatakan Golkar tetap akan mencari strategi khusus mengingat KPU tidak membolehkan mengganti calon kepala daerah.

"Bila mana sudah ditetapkan menjadi tersangka dan sudah ditahan oleh KPK maka harus ada sikap dari Golkar. Seperti Bupati Jombang Nyono kan sudah dinonaktifkan," katanya.

Sementara itu, politisi Aziz Syamsuddin menyesalkan penangkapan Bupati Subang Imas Aryumningsih yang merupakan kader Golkar. Imas juga calon bupati petahana pada Pilkada Subang 2018 yang diusung Golkar dan PKB.

"Ini merupkan cambukan dan introspeksi ke depan bagi Partai Golkar untuk memperbaiki sistem dan sikap," katanya.

Ke depan, kata Azis, harus ada perbaikan di Golkar agar kejadian serupa tidak terulang kembali pada kader-kader lainya. Akan tetapi dia juga berharap semoga kejadian yang menimpa para kader Golkar bukan sebuah jebakan menjelang pilkada.

Bupati Imas Aryumningsih maju ke Pilkada Subang 2018 dengan partai pengusung Golkar dan PKB. Pasangan Imas-Sutarno telah ditetapkan KPU Subang sebagai salah satu peserta Pilkada 2018

Sedangkan Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko yang maju di Pilkada Jombang 2018 berpasangan dengan Subaidi Mukhtar. Pasangan yang diusung lima partai ini sudah ditetapkan KPU Jombang sebagai salah satu peserta Pilkada 2018 dengan nomor urut dua.

 

Tag : partai golkar, OTT KPK
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top