Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Royal Standard Group Masuk PKPU, Molucca Holdings Bawa Tagihan Rp900 Miliar

Perusahaan asal Luxemburg Molucca Holdings mengantongi tagihan yang cukup fantastik terhadap Royal Standard Group, yakni sebesar Rp900 miliar.
Deliana Pradhita Sari
Deliana Pradhita Sari - Bisnis.com 12 Februari 2018  |  17:26 WIB
Royal Standard Group Masuk PKPU, Molucca Holdings Bawa Tagihan Rp900 Miliar
Ilustrasi utang - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan asal Luxemburg Molucca Holdings mengantongi tagihan yang cukup fantastik terhadap Royal Standard Group, yakni sebesar Rp900 miliar.

Tagihan itu tersebar ke empat debitur yakni PT Jaya Smart Technology, PT Royal Standard, Untung Sastrawijaya, dan Irma Halim (dalam PKPU).

Dalam fakta persidangn, Molucca Holdings menyebutkan bahwa piutang kepada para debitur tembus Rp900 miliar. Tagihan tersebut sudah termasuk hitungan bunga.

Kuasa hukum Molucca Holdings Nien Rafles Siregar dari kantor hukum Siregar Setiawan Manalu Partnership mengatakan bahwa pihaknya akan mendaftarkan tagihan tersebut kepada tim pengurus.

Dalam rapat, dia meminta agar masing-masing perwakilan debitur hadir dalam rapat kreditur. Hal ini dinilai krusial karena terkait dengan daftar tagihan dan rencana perdamaian.

"Empat debitur ini memang satu grup tetapi kan entitasnya berbeda. Jadi setiap entitas harus datang mewakili," katanya dalam rapat kreditur perdana, Senin (12/2/2018).

Keempat debitur, lanjut dia, memiliki laporan keuangan yang berbeda. Tentunya, tagihan mereka juga berbeda-beda. Pemintaan ini diajukan agar PKPU dapat berjalan dengan baik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ocbc nisp pkpu
Editor : Nurbaiti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top