Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Selain OCBC, Masih ada 80 Kreditur PT Jaya Smart Technology dan 3 Penjaminnya

PT Jaya Smart Technology beserta tiga penjaminnya PT Royal Standard, Untung Sastrawijaya, dan Irma Halim (dalam PKPU) secara bersama-sama tercatat memiliki 81 kreditur.
Deliana Pradhita Sari
Deliana Pradhita Sari - Bisnis.com 12 Februari 2018  |  16:54 WIB
Selain OCBC, Masih ada 80 Kreditur PT Jaya Smart Technology dan 3 Penjaminnya
Ilustrasi utang - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Jaya Smart Technology beserta tiga penjaminnya PT Royal Standard, Untung Sastrawijaya, dan Irma Halim (dalam PKPU) secara bersama-sama tercatat memiliki 81 kreditur.

Salah satu pengurus penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) Ronald Albet Napitupulu mengatakan bahwa pihaknya telah berkirim surat kepada 81 kreditur. Tujuannya, agar kreditur paham dengan status PKPU debitur dan segera mendaftarkan tagihan.

"Beberapa ada yang dari bank selaku kreditur separatis, tetapi belum semuanya datang ke rapat kreditur," katanya dalam rapat perdana, Senin (12/2/2018).

Berdasarkan pantauan Bisnis, kreditur yang menghadiri rapat antara lain PT Bank OCBC NISP Tbk., PT Bank Central Asia Tbk., PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., PT Bank Danamon Indonesia Tbk., dan Molucca Holdings.

Adapun tagihan terbesar dipegang oleh Molucca Holdings dengan piutang Rp900 miliar kepada empat debitur.

Tim pengurus meminta seluruh kreditur mendaftarkan tagihan maksimal 20 Februari. Selanjutnya, rapat pencocokan tagihan (verifikasi) akan digelar 27 Februari mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ocbc nisp pkpu bank ocbc nisp
Editor : Nurbaiti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top