Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PKPU Berakhir Damai, Multi Structure Akhirnya Lega

Retrukturisasi utang PT Multi Structure berakhir setelah memanfaatkan waktu hampir 270 hari.
Deliana Pradhita Sari
Deliana Pradhita Sari - Bisnis.com 06 Februari 2018  |  20:47 WIB
PKPU Berakhir Damai, Multi Structure Akhirnya Lega
Ilustrasi utang - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA--Retrukturisasi utang PT Multi Structure berakhir setelah memanfaatkan waktu hampir 270 hari.

Perusahaan konstruksi rekanan kontraktor BUMN ini akhirnya mampu mencapai perdamaian. Pasalnya, mayoritas kreditur menyetujui proposal perdamaian.

Direktur PT Multi Structure Sukamto mengutarakan rasa terima kasihnya kepada para kreditur.

"Atas nama Multi Structure, saya pribadi dan manejemen mengucapkan terima kasih kepada kreditur yang mendukung kami dengan menyetujui proposal perdamaian," katanya Selasa (6/2/2018).

Sukamto juga berterima kasih kepada pihak yang menolak rencana perdamaian. Hal ini akan dijadikan pelajaran penting bagi perusahaan ke depannya agar tidak kembali terlilit utang dan gagal bayar.

Dari awal, debitur menginginkan proses PKPU berakhir damai. 

Sebelumnya, Sukamto menolak disebut mengulur waktu PKPU. Pihaknya hanya memanfaatkan masa yang diamanahkan undang-undang selama 270 hari.

Lagipula, ada sejumlah proyek konstruksi yang harus segera dikerjakan seiring berakhirnya masa PKPU.

Proyek yang dimaksud yakni pembangunan jalan, tol maupun pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Proyek tersebut tersebar di Pekanbaru, Kendari dan beberapa daerah di Pulau Jawa.

Valuasi dari konstruksi dapat digunakan sebagai dalah satu sumber dana pembiayaan ke kreditur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pkpu restrukturisasi utang
Editor : Nurbaiti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top