Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PKPU Multi Structure Berakhir Damai

Perusahaan konstruksi yang berdiri sejak 1974 PT Multi Structure akhirnya lepas dari bayang-bayang pailit.
Deliana Pradhita Sari
Deliana Pradhita Sari - Bisnis.com 06 Februari 2018  |  20:26 WIB
PKPU Multi Structure Berakhir Damai
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA--Perusahaan konstruksi yang berdiri sejak 1974 PT Multi Structure akhirnya lepas dari bayang-bayang pailit.

PT Multi Structure (debitur) berhasil mencapai perdamaian dalam proses penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU). Perusahaan hampir memanfaatkan waktu maksimal PKPU 270 hari yang habis pada 8 Februari mendatang.

Rencana perdamaian yang ditawarkan debitur disetujui oleh mayoritas kreditur dalam agenda pemungutan suara. Oleh karena itu, proses PKPU yang mengalami lima kali perpanjangan ini akhirnya berujung damai.

Salah satu pengurus PKPU Binsar Halomoan Nababan mengatakan terdapat 8 kreditur separatis (dengan jaminan) yang hadir dalam rapat kreditur.

Tujuh dari delapan separatis menyetujui proposal perdamain. Suara yang setuju mencapai 95,94%. Sedangkan hanya ada satu separatis yang menolak dengan suara  4,06%.

Sementara itu, terdapat 126 kreditur konkuren (tanpa jaminan) yang menghadiri rapat voting.

Sejumlah 112 kreditur konkuren menyepakati proposal perdamaian, dengan suara 92,13%.

Sisanya, terdapat 9 konkuren yang menolak proposal perdamaian dengan suara 7,88%.

Alhasil, syarat diterima proposal perdamaian telah sesuai dengan Pasal 281 ayat (1) huruf a dan b UU No.37/2004 tentang Kepailtan dan PKPU.

Selanjutnya, tim mengurus akan melaporkan hasil voting kepada hakim pengawas.

"Sidang pengesahan perdamaian akan dibacakan oleh hakim pemutus pada 8 Februari," ujar Binsar, Selasa (6/2/2018).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pkpu restrukturisasi utang
Editor : Nurbaiti
Bagikan
Konten Premium

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top