Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Takut Tsunami, Ini Video Suasana Kepanikan Warga Pangandaraan

Warga Pangandaraan berhamburan keluar dari rumah dan menjauh dari dekat pantai dengan menggunakan kendaraan bermotor lantaran mendengar informasi potensi terjadinya gelombang tsunami menyusul gempa besar 6,9 SR mengguncang wilayah Tasikmalaya pada Jumat malam pukul 23.47 WIB.
Yusran Yunus
Yusran Yunus - Bisnis.com 16 Desember 2017  |  02:07 WIB
Kerusakan bangunan gedung Rumah Sakit Banyumas - ist
Kerusakan bangunan gedung Rumah Sakit Banyumas - ist

Kabar24.com, JAKARTA - Warga Pangandaraan berhamburan keluar dari rumah dan menjauh dari dekat pantai dengan menggunakan kendaraan bermotor lantaran mendengar informasi potensi terjadinya gelombang tsunami menyusul gempa besar 6,9 SR mengguncang wilayah Tasikmalaya pada Jumat malam pukul 23.47 WIB.

Dari video yang beredar di grup WhatsApp, terlihat warga Pangandaraan panik dan memacu kecepatan kendaraannya masing-masing menuju lokasi yang menjauh dari lokasi pantai.

Sebelumnya BMKG mengeluarkan update informasi kejadian gempa yang melanda wilayah Tasikmalaya,  Jawa Barat pada beberapa menit lama.

Kalau sebelumnya besaran gempa dilaporkan 7,3 SR, BMKG kemudian mengupdate menjadi 6,9 SR.

"#Gempa Mag:6.9 SR, 15-Dec-17 23:47:58 WIB," demikian diposting di akun Twitter @infoBMKG.

Adapun lokasi gempa berada pada 7.75 Lintang Selatan (LS) - 108.11 Bujur Timur (BT) 11 km barat daya Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Pusat gempa berada pada kedalaman 107 km.

Dalam grup berbagi informasi WhatsApp, beredar beberapa foto kerusakan gedung-gedung pemerintahan daerah di wilayah Banyumas yakni Rumah Sakit Banyumas. Dalam foto tersebut terlihat kerusakan cukup parah pada bangunan gedung RS Banyumas.

Sampai sejauh ini BMKG belum mencabut peringatan dini potensi terjadinya gelombang tsunami di beberapa wilayah menyusul gempa cukup besar tersebut. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gempa tasikmalaya
Editor : Fajar Sidik
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top