Dilarang Mendaki Gunung Agung, Sangat Berbahaya

Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak meminta warga tidak mencoba-coba mendaki Gunung Agung atau berada dizona kawasan rawan bencana (KRB) III, karena sangat berbahaya untuk keselamatannya.
Newswire | 15 Desember 2017 14:59 WIB
Erupsi Gunung Agung pada 11 Desember 2017 - BNPB

Bisnis.com, KARANGASEM, Bali - Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak meminta warga tidak mencoba-coba mendaki Gunung Agung atau berada dizona kawasan rawan bencana (KRB) III, karena sangat berbahaya untuk keselamatannya.

"Saya minta warga jangan lagi ada yang mendaki Gunung Agung atau berada di KRB III, dan sebaiknya mematuhi arahan pemerintah guna menjaga keselamatan bersama," ujar Komaruddin di Posko Unit Pelayanan Teknis Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura, Desa Rendang, Karangasem, Bali, Jumat (15/12/2017).

Untuk tidak terjadinya kejadian adanya warga yang mencoba-coba mendaki Gunung Agung, pihaknya meminta anggotanya dibantu kepolisian beserta Basarnas untuk menyisir lokasi-lokasi yang menjadi peluang warga untuk mendaki.

Ia menegaskan, apapun alasan warga untuk masuk ke KRB III pihaknya tetap mengimbau warga agar mematuhi anjuran pemerintah. "Padahal warga sudah mengetahui bahaya itu melalui media televisi dan sosial, namun masih juga ada yang melanggar, nah ini yang akan kami paksa keluar dari KRB," ujarnya.

Tindakan tegas yang bisa dilakukan, apabila ada warga yang tetap nekad mendaki Gunung Agung atau masuk zona KRB III. "Kami akan bawa mereka ke kantor polisi untuk diberikan pembinaan," tuturnya.

Selain itu, terkaid keberadan Galian C yang masuk zona kawasan rawan bencana tiga (KRB III), apabila masih menemukan ada yang melakukan kegiatan penambangan, pihaknya tetap mengimbau agar meninggalkan lokasi itu karena sangat berbahaya.

"Karena banyak sekali jalur tikus menuju kawasan KRB III ini, saya meminta anggota untuk lebih intensif melakukan penyisiran," tuturnya.

Komaruddin juga mengakui, meskipun pihaknya mengerahkan 14.000 personel anggota cadangan untuk mengimbau warga tidak masuk KRB III ini, tetapi banyak juga warga yang masih membandel dan ada jalan pintas menuju lokasi yang sangat berbahaya itu.

"Ini yang terkadang tidak terpantau dan ini tugas semua pihak baik itu TNI, polisi dan Basarnas. Namun, juga dukungan dari warga untuk mengimbau kerabatnya agar menjauhi lokasi berbahaya," ujarnya.

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengimbau para penambang pasir agar tidak masuk KRB III ini dan harus betul-betul streril dari aktivitas di dekat Gunung Agung.

Personel dari TNI juga telah berupaya untuk berjaga disetiap titik yang terjauh dari KRB sudah dilakukan upaya pencegatan agar tidak masuk ke kawasan rawan bencan, demi menjaga keselamatan bersama.

Sumber : ANTARA

Tag : gunung agung
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top