Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Masuk Orang Terkaya Indonesia, Haryanto Adikoesoemo Nakhoda AKRA Berjiwa Seni

Salah satu sosok orang terkaya di Indonesia 2017 versi majalah bisnis Forbes adalah Soegiarto Adikoesoemo. Kecakapan berbisnis pengusaha yang bergerak di bidang bahan kimia ini pun diwarisi kepada anaknya, Haryanto Adikoesoemo.
Haryanto Adikoesoemo Presiden Direktur PT AKR Corporindo Tbk., (AKRA)
Haryanto Adikoesoemo Presiden Direktur PT AKR Corporindo Tbk., (AKRA)

Bisnis.com, JAKARTA – Salah satu sosok orang terkaya di Indonesia 2017 versi majalah bisnis Forbes adalah Soegiarto Adikoesoemo. Kecakapan berbisnis pengusaha yang bergerak di bidang bahan kimia ini pun diwariskan kepada anaknya, Haryanto Adikoesoemo.

Haryanto saat ini bertindak sebagai Presiden Direktur PT AKR Corporindo Tbk., perusahaan di bidang bisnis bahan kimia yang didirikan oleh sang ayah. Namun Haryanto juga dikenal dengan kecintaannya terhadap seni.

Dilansir dari laman resmi Forbes, pada awal November, Haryanto membuka Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara yang populer disebut museum MACAN.

Museum ini memiliki desain interior bergaya kontemporer, yang memberikan arti baru pada konsep museum, serta membuatnya menjadi institusi pertama di Indonesia yang areanya dibuat khusus untuk museum.

Museum MACAN adalah perwujudan visi Haryanto yang telah dibentuk selama satu dekade. Sebagian seni yang terpampang dalam museum ini merupakan koleksi pribadi serta hasil karya Haryanto sendiri.

Dia memang telah lama bercita-cita mendirikan sebuah ruang seni permanen di Jakarta, yang terbuka untuk publik dan menjadi sebuah sarana untuk mengamati dan mendiskusikan karya-karya seni bertaraf internasional, seniman, dan peran penting seni di kawasan Asia Tenggara.

Koleksi seninya dimulai lebih dari 25 tahun yang lalu. Sejak itu, Haryanto telah mengumpulkan sekitar 800 karya seni, termasuk karya Andy Warhol, Mark Rothko, dan Gerhard Richter.

Sekitar separuh dari koleksi Haryanto dihasilkan oleh seniman asal Indonesia, sedangkan yang lainnya merupakan campuran karya seni asal Asia dan dunia Barat. Haryanto pun mendapuk putrinya, Fenessa Adikoesoemo, sebagai Chairwoman Yayasan Museum MACAN

Berlokasi di Jakarta Barat, bangunan museum ini berukuran sekitar 4000 meter persegi. Dirancang oleh firma desain unggulan MET Studio dari London, museum ini juga dilengkapi dengan sebuah taman pahatan yang menampilkan karya-karya Jeff Koons dan Yayoi Kusama.

Koleksi unik lainnya dalam MACAN adalah karya seniman Jepang Yukinori Yanagi. Ia membuat 13 bendera negara di Asia dari pasir berwarna yang dihubungkan dengan tabung transparan dan 5.000 semut.

Saat semut-semut tersebut bergerak melalui ketiga belas bendera, pasir berwarna pun ikut bergerak dari satu bendera ke bendera lainnya sehingga memberikan visualisasi pergerakan yang konstan.

Seperti halnya MACAN, AKR Corporindo berkembang sebagai bisnis keluarga. Dimulai dari sekadar perlengkapan perdagangan bahan kimia berskala kecil pada tahun 1960an, bisnis perusahaan Soegiarto berkembang menjadi PT AKR Corporindo Tbk., salah satu distributor bahan kimia terbesar di Indonesia.

Perusahaan ini memiliki fasilitas penyimpanan di sejumlah pelabuhan utama dan telah beroperasi di China, termasuk lima pelabuhan sungai di Guangxi Zhuang Autonomous Region.

Selama setahun terakhir AKR telah bekerja sama dengan raksasa energi asal Inggris BP dalam mengembangkan bahan bakar aviasi domestik dan bisnis ritel bahan bakar. Saat ini Soegiarto bertindak sebagai Presiden Komisaris PT AKR Corporindo Tbk.

Keluarga Adikoesoemo juga diketahui memiliki perusahaan real estat swasta yang mengembangkan real estat mewah di Indonesia.

Menduduki peringkat ke-25 orang terkaya di Indonesia tahun 2017, Soegiarto diperkirakan memiliki kekayaan senilai US$1,2 miliar. Pengusaha kelahiran berusia 79 tahun ini tercatat telah beberapa kali masuk dalam daftar orang terkaya versi Forbes.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Fajar Sidik
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper