Video Banjir Lahar Dingin di Sekitar Gunung Agung

Kapusdatin Humas BNPB Sutupo Purwo Nugroho mengingatkan, agar warga Bali mewaspadai banjir lahar dingin.
Nancy Junita | 27 November 2017 10:38 WIB
Banjir lahar hujan akibat erupsi Gunung Agung. - Twitter @sutupo_bnpb

Kabar24.com, JAKARTA – Kapusdatin Humas BNPB Sutupo Purwo Nugroho mengingatkan, agar warga Bali mewaspadai banjir lahar dingin.

Dalam akun Twitter-nya, Senin (27/11/2017) Sutopo menyebut selain erupsi yang meningkat, banjir lahar dingin juga akan meningkat karena bertambahnya intensitas hujan di sekitar Gunung Agung.

Saat ini Bali sudah masuk musim hujan. Oleh karena itu, katanya, perlu diwaspadai banjir lahar hujan (banjir lahar dingin).

“Jangan beraktivitas di radius berbahaya dan sekitar sungai.”

Dia juga mengingatkan hal yang sama untuk masyarakat di sekitar Gunung Sinabung, Tanah Karo Sumatra Utara agar waspada dari ancaman banjir lahar dingin (lahar hujan).

“Jika hujan di bagian hulu segera menyingkir dari sekitar sungai.”

Dijelaskan, ketika gunung api meletus maka akan menghasilkan debu, kerikil, pasir, bongkahan batu yang berkumpul di dekat kepundan. Bila hujan turun, maka air meresap dan berkumpul dan bercampur dengan debu dan lumpur, menjadi air yang pekat dan mengalir menuruni lereng ke arah hilir  membawa segala material yang ada termasuk bongkahan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
gunung agung

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top