KABAR GLOBAL 21 NOVEMBER: Karut-marut Ulah Mugabe, Alibaba Akuisisi Toko Ritel US$2,8 Miliar

Ancaman pelengseran paksa terhadap Presiden Zimbabwe Robert Mugabe serta akuisisi Alibaba atas Sun Art Retail Group mewarnai pemberitaan media nasional pada hari ini, Selasa (21/11/2017).
Renat Sofie Andriani | 21 November 2017 08:37 WIB
Robert Mugabe - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Ancaman pelengseran paksa terhadap Presiden Zimbabwe Robert Mugabe serta akuisisi Alibaba atas Sun Art Retail Group mewarnai pemberitaan media nasional pada hari ini, Selasa (21/11/2017).

Berikut rangkuman berita utama di sejumlah media nasional:

Karut-marut Ulah Mugabe. Drama politik di Zimbabwe belum usai. Meskipun terancam dimakzulkan, sang Grand Old Mugabe atau Robert Mugabe justru ingkar janji untuk mengundurkan diri sebagai Presiden Zimbabwe. (Bisnis Indonesia)

Setoran Dividen Berpotensi Meningkat. Pembayaran dividen oleh perusahaan-perusahaan besar Asia diperkirakan mencatatkan kenaikan terbesarnya selama 6 tahun terakhir pada tahun ini. (Bisnis Indonesia)

Posisi Merkel di Ujung Tanduk. Kanselir Jerman Angela Merkel berada di ujung tanduk setelah perundingan untuk membentuk pemerintahan baru gagal tercapai. Jerman sekarang sedang menghadapi berpekan-pekan, bahkan berbulan-bulan kondisi tanpa pemerintahan, yang tidak mungkin mengambil kebijakan di dalam negeri atau pun di panggung Eropa. (Investor Daily)

Alibaba Akuisisi Toko Ritel US$2,8 Miliar. Berjaya di online, raksasa e-commerce China, Alibaba Group Holding Ltd. menyasar bisnis ritel offline. Alibaba akan membeli saham pebisnis ritel, Sun Art Retail Group Ltd. Dana yang disiapkan Alibaba untuk membeli 36,16% saham Sun Art tersebut berjumlah HK$22,4 miliar atau setara US$2,87 miliar. (Kontan)

Marvell Berencana Akuisisi Cavium Senilai US$6 Miliar. Perusahaan pembuat cip Marvell Technology Group Ltd. akan membeli Cavium Inc. seharga US$6 miliar. Sumber Bloomberg mengatakan, transaksi ini akan menggunakan kas tunai dan saham. (Kontan)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
alibaba, presiden zimbabwe

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top