Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gatot Nurmantyo Dilarang Masuk AS: Menlu Retno Marsudi Tunggu Klarifikasi Kedubes AS Besok

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melakukan langkah klarifikasi kepada Kedutaan Besar Amerika Serikat di Indonesia terkait dengan larangan kunjungan Panglima TNI Gatot Nurmantyo ke AS.
Irene Agustine
Irene Agustine - Bisnis.com 22 Oktober 2017  |  17:29 WIB
Gatot Nurmantyo Dilarang Masuk AS: Menlu Retno Marsudi Tunggu Klarifikasi Kedubes AS Besok
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengemudikan mobil golf di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (28/9). - ANTARA/Rosa Panggabean
Bagikan
Kabar24.com, JAKARTA — Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melakukan langkah klarifikasi kepada Kedutaan Besar Amerika Serikat di Indonesia terkait dengan larangan kunjungan Panglima TNI Gatot Nurmantyo ke AS. 
 
Dalam keterangan resminya, Minggu (22/10/2017), Menlu Retno Marsudi menyatakan sudah berbicara dengan Duta Besar AS untuk Indonesia. 
 
"Mengingat Dubes AS sedang tidak di Jakarta, Wakil Dubes AS juga telah dipanggil untuk ke Kemlu besok, guna memberikan keterangan," bunyi keterangan resmi Kemenlu. 
 
Kemarin, (Sabtu, 22/10/2017) Gatot gagal bepergian ke Amerika Serikat sesaat sebelum menumpang pesawat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng lantaran adanya penolakan dari pemerintah AS.
 
Kemelu telah mengambil sikap. Pertama, KBRI Washington DC telah mengirim nota diplomatik kepada Kemlu AS untuk meminta klarifikasi terkait kejadian kemarin.
 
Kedua, Kemlu RI telah mengirim nota diplomatik ke Kedubes AS di Jakarta untuk meminta keterangan/penjelasan terkait kejadian kemarin.
 
Ketiga, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi sudah bicara dengan Dubes AS di Jakarta hari ini meminta agar segera dapat memberi Klarifikasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gatot Nurmantyo
Editor : Stefanus Arief Setiaji
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

back to top To top