Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pemerintah-Pebisnis Siap Perangi Perdagangan Orang

Pemerintah telah bersinergi dengan pelaku bisnis dalam memerangi perdagangan orang.
Kurniawan A. Wicaksono
Kurniawan A. Wicaksono - Bisnis.com 28 Agustus 2017  |  19:41 WIB
Pemerintah-Pebisnis Siap Perangi Perdagangan Orang
Ilustrasi - cops.usdoj.gov
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah telah bersinergi dengan pelaku bisnis dalam memerangi perdagangan orang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laman resmi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), sinergi tersebut dilakukan dalam bidang pendidikan, inovasi, dan sistem untuk memotivasi pekerja.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise mengatakan dalam bidang pendidikan, Indonesia memberikan pelatihan bagi pengusaha untuk menjalankan bisnis sesyau Undang-Undang Ketenagakerjaan yang berlaku.

“Termasuk untuk meningkatkan kesadaran hak-hak karyawan dan kerja paksa,” kata Yohana, seperti dikutip dari laman resmi kementeriannya, Senin (28/8/2017).

Pada bidang inovasi, Indonesia sudah bekerja sama dengan dengan perusahaan teknologi dan informasi (IT) untuk menciptakan aplikasi anti-human trafficking. Aplikasi ini dapat diakses oleh masyarakat untuk melaporkan berbagai kasus.

Sementara dalam sistem untuk memotivasi pekerja, sudah ada inisiasi pembentukan koalisi modal perusahaan uang menerapkan Undang-Undang Ketenagakerjaan dan Hukum Antiperdagangan orang. Inisiatif ini bertujuan untuk mendorong perusahaan lain untuk berpartisipasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

human trafficking Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top