Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kurang 3 Bulan Menjabat, Perdana Menteri Aljazair Dipecat

Presiden Aljazair Abdelaziz Bouteflika memecat Perdana Menteri Abdelmadjid Tebboune pada Selasa (15/8/2017), kurang dari tiga bulan setelah menunjuknya, menurut sebuah pernyataan presiden yang disampaikan media pemerintah.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 16 Agustus 2017  |  15:29 WIB
Kurang 3 Bulan Menjabat, Perdana Menteri Aljazair Dipecat
Bendera Aljazair - Istimewa

Kabar24.com, ALJIR - Presiden Aljazair Abdelaziz Bouteflika memecat Perdana Menteri Abdelmadjid Tebboune pada Selasa (15/8/2017), kurang dari tiga bulan setelah menunjuknya, menurut sebuah pernyataan presiden yang disampaikan media pemerintah.

Presiden Abdelaziz Bouteflika melepas Perdana Menteri Abdelmadjid Tebboune dari jabatannya dan menunjuk Ahmed Ouyahia, kepala staf presiden, sebagai penggantinya, kata kepresidenan dalam sebuah pernyataan yang disampaikan kantor berita APS.

Front Pembebasan Nasional (Front de Liberation Nationale/FLN) yang diusung Bouteflika dan Reli untuk Demokrasi Nasional (Rally for National Democracy/RND) yang dikepalai Ouyahia menduduki mayoritas kursi di parlemen setelah memenangkan pemilu pada 4 Mei.

Dalam sebuah langkah mengejutkan tiga pekan setelah pemilu, presiden menunjuk Tebboune, yang sebelumnya menjadi menteri perumahan, sebagai perdana menteri guna menggantikan sekutu Bouteflika, Abdelmalek Sellal.

Menurut seorang sumber pemerintah yang namanya tidak ingin disebut kepada AFP, Tebboune (71) dipecat karena "visinya tidak sesuai" dengan sang presiden.

Sumber tersebut juga mengatakan ada masalah komunikasi di antara keduanya, demikian dilansir AFP.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

aljazair

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top