Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengesahan Perdamaian Sujaya Group dan Kreditur Diketok 17 Juli

Pada rapat kreditur kemarin, Rabu (12/7/2017), dicapai suara mayoritas menyetujui proposal perdamaian Sujaya Group. Mengacu hasil pemungutan suara, akhirnya Sujaya Group lolos pailit.
Deliana Pradhita Sari
Deliana Pradhita Sari - Bisnis.com 13 Juli 2017  |  11:26 WIB
Pengesahan Perdamaian Sujaya Group dan Kreditur Diketok 17 Juli
Rapat kreditur Sujaya Group dengan agenda voting perdamaian di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat - Deliana Pradhita Sari

Bisnis.com, JAKARTA -- Perusahaan peternakan PT Bintang Jaya Proteina Feedmil dan PT Sinka Sinye Agrotama (Sujaya Group) telah memanfaatkan waktu restrukturisasi utang maksimal selama 270 hari.

Pada rapat kreditur kemarin, Rabu (12/7/2017), dicapai suara mayoritas menyetujui proposal perdamaian Sujaya Group. Mengacu hasil pemungutan suara, akhirnya Sujaya Group lolos pailit.

Karena itu, agenda selanjutnya adalah pengesahan perdamaian oleh majelis hakim atau homologasi. "Hasil ini akan kami serahkan kepada hakim pengawas untuk selanjutkan direkomendasikan kepada hakim pemutus," tutur pengurus PKPU Sujaya Group Djawoto Jowono .

Sidang pengesahan atau homologasi akan digelar pada Senin (17/7/2017) di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.

Voting proposal perdamaian dihadiri oleh 22 kreditur separatis dan 97 kreditur konkuren. Hasilnya 21 dari 22 kreditur separatis setuju dengan proposal perdamaian.

Adapun satu kreditur dengan jaminan (separatis) yang tidak setuju yakni PT Bank Muamalat Indonesia Tbk., terkait bisnis babi yang dikerjakan debitur.

Suara kreditur separatis yang menyetujui proposal perdamaian telah mewakili 94,21%. Suara yang tidak setuju sejumlah 5,79%.

Sementara itu, proposal perdamaian disetujui 100% oleh 97 kreditur konkuren yang hadir dalam voting.

Dengan begitu, hasil tersebut telah memenuhi syarat diterimanya proposal perdamaian sesuai dengan Pasal 281 huruf a dan b UU No.37/2004 tentang Kepailitan dan PKPU.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pkpu
Editor : M. Taufikul Basari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top