Polemik Film Polisi : Begini Komentar Polri

Pihak kepolisian meminta agar film pendek bertema kepolisian dengan judul Engkau Adalah Aku Yang Lain tidak dipahami secara menyeluruh. Coba lihat secara utuhlah. Kalau memang dipenggal akan beda penafsirannya, dan kita harus menghargai itu adalah hasil dari karya seni.
MG Noviarizal Fernandez | 29 Juni 2017 15:48 WIB
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (tengah) bersiap menyematkan pita tanda Operasi Ramadniya 2017 kepada sejumlah perwakilan petugas ketika Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ramadniya 2017 di Monas, Jakarta, Senin (19/6). - Antara/Aprillio Akbar

Kabar24.com, JAKARTA -- Pihak kepolisian meminta agar film pendek bertema kepolisian dengan judul Engkau Adalah Aku Yang Lain dipahami secara menyeluruh.

“Coba lihat secara utuhlah. Kalau memang dipenggal akan beda penafsirannya, dan kita harus menghargai itu adalah hasil dari karya seni. Kami masih dalami apakah di media sosial ada yang memenggalnya, sehingga menimbulkan polemik,” ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto, Kamis (29/6/2017).

Dia mengatakan, pihak kepolisian lebih memilih untuk tidak mengumbar pernyataan yang tajam untuk menghindari terjadinya polemik yang berkepanjangan tentang film yang dianggap oleh sebagian orang telah mendiskreditkan agama tertentu tersebut.

Sebelumnya, Din Syamsuddin meminta, sutradara, produser dan sponsor film tersebut untuk meminta maaf karena menganggap karya seni tersebut melukai perasaan umat yang seagama dengannya. Dia juga menyesalkan pihak Polri yang terlibat dalam pembuatan atau penyebaran  film tersebut.

Film pendek berjudul Engkau Adalah Aku Yang Lain disutradarai oleh Antp Galon merupakan salah  film yang masuk dalam nominasi Festival Film Polisi Indonesia.

Film itu menceritakan pengabdian seorang anggota polisi termasuk mengambil langkah persuasif agar sebuah mobil ambulans yang membawa pasien gawat darurat bisa melintas di sebuah lokasi seremonial agama tertentu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
polri

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top