Kemendikbud Siapkan SDM Pariwisata Lewat SMK

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terus menyiapkan sumber daya manusia (SDM) bagi sektor pariwisata melalui jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Dika Irawan | 24 April 2017 14:40 WIB
Pelajar mengantre untuk melakukan tes kesehatan saat proses penerimaan sisiwa didik baru jalur reguler di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 6 Yogyakarta, Rabu (1/7). - Antara

Kabar24.com, JAKARTA -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan  terus menyiapkan sumber daya manusia (SDM) bagi sektor pariwisata melalui jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Hal tersebut ditempuh untuk memperkuat daya saing perekenomian Indonesia di kancah internasional.

“Pembangunan SDM menjadi mutlak dilakukan sebagai kebutuhan yang paling mendasar,” ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan  Muhadjir Effendy di Kota Pariaman, Sumatera Barat, Minggu (23/4/2017) lalu.

Dalam keterangan tertulis, Senin (24/4/2017), Muhadjir mengatakan, saat ini terdapat empat fokus utama pemerintah untuk tingkatkan perekonomian, yaitu sektor kepariwisataan, pertanian khususnya ketahanan pangan, kelautan, dan industri kreatif termasuk perfilman, kuliner, konveksi.

Dalam rangkaian kunjungan kerjanya di  Provinsi Sumatera Barat pada  23 hingga 24 April 2017, Mendikbud mengesahkan SMK Global Pariaman. Sekolah ini dibangun di atas lahan seluas 1,2 hektar untuk menaungi dua peminatan yaitu Perhotelan dan Jasa Boga.

Mendikbud Muhadjir mengimbau penguatan pengetahuan dan ketrampilan seni dan budaya di kalangan generasi muda juga harus dilakukan.
“Jangan menganggap remeh akan tarian dan kesenian dari Pariaman sendiri. Jangan sampai anak kita tidak dididik justru anak dari negara lain yang menguasai tarian tersebut,” tegasnya.

Rahman Mukhlis,Walikota Kota Pariaman, menjelaskan pembangunan SMK Global melalui skema bantuan Unit Sekolah Baru dengan alokasi sejumlah Rp 2,6 Miliar (M) dari Kemendikbud.

“Kami mendapatkan bantuan pembangunan Unit Sekolah Baru untuk SMK Global Pariaman, sejumlah Rp 2,6 Miliar. Dengan penggunaan sebanyak Rp 2 Miliar untuk pembangunan fisik bagi enam kelas dan satu ruang guru, Rp 600 juta untuk penyediaan bahan-bahan dan alat praktik,” ujar Rahman.

Menurut Walikota, penyiapan SDM SMK di Kota Pariaman merupakan tugas semua pihak mencakup Pemerintah Pusat, Pemda, swasta dan masyarakat.

Tag : kemendikbud, smk
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top